CGV bidik 100 jaringan bioskop hingga akhir tahun

Jum'at, 7 Februari 2020 | 08:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Graha Layar Prima Tbk optimis dengan potensi pasar bioskop di Tanah Air. Perseroan bahkan menargetkan bisa memiliki 100 jaringan bioskop CGV di seluruh Indonesia hingga akhir 2020 ini.

Sales & Marketing Head CJ CGV, Manael Sudarman mengatakan, sebagai pemilik dan operator CGV di Indonesia pihaknya akan konsisten untuk hadir lebih dekat dengan konsumen sehingga target tersebut masih diupayakan. "Namun, kami harus jeli untuk melihat kondisi pasar di tahun ini," ujarnya, Kamis (6/2/2020).

Dia menambahkan, kondisi perekonomian Indonesia yang relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir membuat perseroan kian optimistis dalam menetapkan strategi dan rencana pengembangan bisnis di masa mendatang.

Melalui pemilihan lokasi yang variatif, perseroan yakin dapat lebih meratakan pembangunan bioskop di Indonesia bahkan hingga kota yang sebelumnya tidak terjangkau sekaligus membuka pasar baru.

Manael mengaku, tahun ini pihaknya fokus mengkaji lokasi-lokasi di Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Hingga 2019 emiten dengan kode saham BLTZ di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini telah memiliki 68 jaringan bioskop. Dengan demikian, untuk memenuhi target pihaknya masih harus menambah 32 jaringan bioskop. Hanya saja, dia enggan membocorkan nilai investasi yang dibutuhkan.

Selain ekspansi jaringan bioskop, pihaknya juga berupaya mempertahankan strategi inovasi yang telah dilakukannya. Salah satunya entertainment content provider. "Kami akan tingkatkan keragaman konten, baik itu online dan juga offline," jelas Manael.

Selanjutnya, dari fasilitas hiburan yang lebih lengkap melalui sports hall, warung kopi, warung mi, CGV Kitchen, CGV Sports Bar. Kemudian juga akan meningkatkan pelayanan digital melalui self ticketing, machine, aplikasi, dan lain-lain.

Dengan strategi tersebut, BLTZ membidik jumlah penonton tahun ini bisa melebihi capaian tahun lalu yang mana tembus 20 juta penonton.

Sekadar diketahui, berdasarkan data yang dihimpun dari Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) jumlah layar bioskop di 2019 mencapai 1.918 layar. Adapun tahun ini diproyeksikan tumbuh 6,48% menjadi 2.051 layar. kbc10

Bagikan artikel ini: