CGV Cinemas bidik 20 juta lebih penonton di tahun ini

Senin, 10 Februari 2020 | 09:46 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengelola sekaligus pemilik bioskop CGV Cinemas, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) menargetkan bisa menggaet jumlah penonton lebih dari 20 juta orang sepanjang tahun 2020 ini.

Sales & Marketing Head Graha Layar Prima, Manael Sudarman mengatakan, ada sejumlah film unggulan atau box office yang akan tayang di tahun ini diantaranya “Fast and Furious 9”, “Black Widow”, dan “The Conjuring 3”. Sementara dari domestik, Film “Milea” juga diperkirakan akan menarik animo masyarakat.

Semantara itu, top movie yang tayang di CGV sepanjang 2019 adalah “Avengers: Endgame”, “Aladdin”, dan “Captain Marvel”. Sedangkan film domestik yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan BLTZ sepanjang 2019 adalah “Dilan 1991” serta “Habibie Ainun 3”.

Meski demikian, Manel masih enggan untuk mengungkap ihwal proyeksi pendapatan untuk tahun 2019 dan tahun ini. Pun begitu dengan alokasi belanja modal/capital expenditure (capex). “Ini baru bisa kami sampaikan pada public expose bulan Mei nanti,” ujar Manel, Minggu (9/2/2020).

Meski tidak menyebutkan angka spesifik, yang jelas capex BLTZ tahun ini sebagian besar akan digunakan untuk Ekspansi bisnis yang mana akan berfokus di wilayah Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Hingga akhir 2020 BLTZ menargetkan mampu memiliki 100 jaringan bioskop CGV. Manael mengatakan, BLTZ ingin meratakan pembangunan bioskop di Indonesia bahkan hingga ke daerah yang sebelumnya tidak terjangkau.

“Sekaligus memperluas segmentasi dan meraih pangsa pasar yang baru,” sambung Manael.

Di tengah maraknya persaingan industri bioskop, BLTZ telah menyiapkan berbagai strategi. mulai dari melakukan inovasi seperti fitur hiburan yang lebih lengkap, sports hall, penyediaan fasilitas kuliner seperti warung kopi, warung mie, CGV Kitchen, dan CGV Sports Bar.

BLTZ juga berusaha meningkatkan pelayanan digital kepada para pelanggan, peningkatan penyediaan layanan melaui peningkatan kapasitas SDM , serta menjaga keragaman content yakni memvariasikan tipe dan asal film.

Terakhir, BLTZ juga memperkuat strategic partnership dengan penyedia layanan online channel. kbc10

Bagikan artikel ini: