Demi keamanan, China tolak rencana Foxconn lanjutkan produksi Apple

Senin, 10 Februari 2020 | 10:38 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah China memutuskan untuk menolak rencana pemasok Apple, Foxconn untuk melanjutkan produksi pada Senin (10/2/2020). Hal ini karena adanya kekhawatiran atas penyebaran virus corona yang saat ini sudah memakan korban 720 orang meninggal akibat virus itu di China.

Dikutip dari Reuters, menurut para ahli kesehatan masyarakat yang telah melakukan inspeksi ke pabrik-pabrik Foxconn di selatan kota Shenzhen, pabrik Foxconn memiliki risiko tinggi infeksi virus corona, sehingga perusahaan tersebut diminta untuk tidak memulai kembali produksi.

Pabrik iPhone, Foxconn, juga membatalkan rencana untuk memulai kembali beroperasi di pusat kota Zhengzhou, besok. Foxconn Taiwan mengatakan, jadwal operasi untuk pabriknya di China akan mengikuti rekomendasi pemerintah setempat.

"Kami belum menerima permintaan apa pun dari pelanggan kami tentang perlunya melanjutkan produksi lebih awal (dari rekomendasi pemerintah daerah)," kata perusahaan tersebut, Minggu (9/2/2020).

Foxconn diperkirakan akan menghadapi dampak besar dalam produksi dan pengiriman ke pelanggan, termasuk Apple akan menghadapi gangguan jika pabrik di China berhenti beroperasi hingga lebih dari dua pekan. kbc10

Bagikan artikel ini: