BI prediksi nilai transaksi e-commerce di 2019 melonjak jadi Rp265,07 triliun

Rabu, 12 Februari 2020 | 09:59 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Aktivitas masyarakat di Tanah Air dalam melakukan belanja online (e-commerce) tampaknya terus mengalami peningkatan. Bank Indonesia (BI) bahkan memprediksi nilai transaksi di 14 e-commerce terbesar Indonesia mencapai Rp 265,07 triliun di 2019.

Nilai transaksi ini meningkat pesat dari nilai transaksi di keseluruhan tahun 2017 yang sebesar Rp 80,82 triliun dan keseluruhan nilai transaksi di sepanjang tahun 2018 yang mencapai Rp 145,95 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Statistika BI Yati Kurniati mengatakan, data tersebut sudah mencakup semua transaksi barang lewat 14 e-commerce besar tersebut, bahkan termasuk barang yang didatangkan dari luar negeri (impor).

Namun, BI mengaku bahwa hingga saat ini masih menemui kesulitan dalam memisahkan transaksi pembelian produk domestik dan transaksi pembelian barang impor lewat e-commerce.

“Sulit karena merchant umumnya tidak mengisi flag apalah barang yang ditransaksikan merupakan barang impor atau bukan,” kata Yati, Senin (10/2/2020).

Selain itu, ini juga diperlukan identifikasi apakah merchant mendapat barang impor yang didagangkan langsung dari importir atau sudah melalui pedagang-pedagang sebelumnya.

Namun, Yati menambahkan bahwa bila yang mengimpor adalah langsung dari e-commerce yang bersangkutan, maka data lebih mudah untuk dihimpun karena biasanya para e-commerce sudah memberikan keterangan tambahan. kbc10

Bagikan artikel ini: