Menaker gencar sosialisasikan jaminan kehilangan pekerjaan

Rabu, 12 Februari 2020 | 23:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan tengah gencar menyosialisasikan program jaminan kehilangan pekerjaan sebagai formula baru pesangon. Program ini sendiri bakal masuk dalam Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, jaminan kehilangan pekerjaan merupakan hal yang baru. Formula inilah yang akan diperkenalkan dalam RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

"Kita perkenalkan formula pesangon adalah jaminan kehilangan pekerjaan. Cash benefit kemudian vokasi dan placement, itu kita kenalkan. Jadi ada jaminan kehilangan pekerjaan," tuturnya, di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

Jaminan tersebut, lanjut Ida, tidak akan menambah premi. Di samping itu akan ada pemanis setelah Omnibus Law berlaku satu tahun.

"Ada sweetener (pemanis) lima kali upah. Ada tressholdnya gaji. Kita belum mengeluarkan angka ya tapi ada tresholdnya," terangnnya.

Menurutnya, pemanis ini akan diatur dalam ketentuan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Jadi akan dilihat masa kerja dan sebagainya.

"Itu bagian dari topup dari kompensasi PHK, nanti akan diatur di PHK, berapa lama dia masa kerjanya mendapatkan apa akan diatur," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: