Erick Thohir inginkan Telkomsel jadi BUMN ketimbang Telkom

Kamis, 13 Februari 2020 | 09:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menuturkan jika pihaknya menginginkan PT Telkomsel naik menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ketimbang induk usahanya, PT Telkom Indonesia (Persero).

Dia beralasan, selama ini dividen PT Telkom Indonesia sebagian besar disumbang oleh Telkomsel. 

"Enak sih Telkom-Telkomsel dividen revenue digabung hampir 70 persen, mendingan tidak ada Telkom. Langsung saja Telkomsel ke BUMN, dividennya jelas," ujar Erick di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Untuk itu dia menginginkan Telkom mengubah core bisnis agar dapat bersaing dengan perusahaan milik negara lain. Dia juga ingin perusahaan pelat merah tersebut memiliki database big data seperti halnya Alibaba.

"Makanya kita mau Telkom berubah ke arah salah satunya ke database big data, cloud, masa cloud-nya dipegang alicloud (Alibaba Cloud). Masa database kita diambil negara lain?," paparnya.

Dia menambahkan, suka tidak suka suatu BUMN harus memberikan sumbangsih pendapatan kepada negara. Sebab, selain pajak sektor andalan untuk pendapatan negara adalah deviden.

"Suka tidak suka kontribusi BUMN ke Indonesia luar biasa dan model BUMN ini memang tidak di semua negara ada, Amerika tidak ada tapi kalau kita lihat China ada, atau pun perusahaan negara di Norwegia ada yang BUMN," jelasnya.

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin (BGS) menambahkan, PT Telkom Indonesia selama ini mencatat di atas Rp 20 triliun. Namun perusahaan bersangkutan secara revenue terhitung flat dengan ebitda makin terdepresi.

"Saya tanya mereka (Telkom), rencana ke depan seperti apa. Saya bilang, saya punya hp, saya bayar per bulan Rp 1-1,5 juta. Tapi saya bayar ke perusahaan-perusahaan yang berdiri di atas infrastruktur mereka, itu mungkin Rp 2-3 juta per bulan," tuturnya.

Dia menilai saat ini telah terjadi pergeseran pola industri. Dia pun menghimbau agar setiap badan usaha responsif terhadap perubahan ini agar tidak gulung tikar. kbc10

Bagikan artikel ini: