Duh! Lebih 1.700 dokter lebih di China terinfeksi virus corona

Jum'at, 14 Februari 2020 | 21:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menyebut 1.716 dokter ikut terinfeksi virus Corona. Temuan ini menggambarkan jika ada kenaikan signifikan dari para tenaga medis profesional di garda terdepan pengedalian wabah.

Laporan yang dirilis Financial Times, Jumat (14/2/2020) menyebutkan bahwa sebagian besar kasus terjadi di provinsi Hubei, sumber ditemukan virus Corona.

Hingga saat ini, sudah hampir 65 ribu orang telah didiagnosis menderita Covid-19, jenis terbaru virus Corona yang menyebar di seluruh dunia. Sementara China sendiri masih mendominasi penderita virus Corona.

Wakil kepala NHC, Zeng Yixin menjelaskan mengapa Hubei mengubah metodologi pelaporannya awal pekan ini dengan tidak hanya meneliti kasus yang dikonfirmasi laboratorium, tetapi juga mereka yang secara klinis didiagnosis berdasarkan faktor-faktor tertentu.

"Tujuan kami adalah untuk membiarkan dokter melakukan perawatan dan diagnosis lebih awal pada kasus-kasus ini. Provinsi lain tidak memiliki pendekatan ini [untuk melaporkan kasus yang didiagnosis secara klinis]," katanya.

Pemerintah China sebelumnya mengatakan bahwa orang yang diuji klinis positif terkena virus Corona, tetapi tidak memiliki gejala, tidak dihitung dalam data publik.

Zeng mengatakan apa yang disebut dengan 'pembawa (carrier) asimptomatik' harus dikarantina selama 14 hari dan kasus-kasus dilaporkan melalui jaringan pelaporan nasional, tetapi tidak perlu untuk mengumumkannya kepada publik.

"Menurut peraturan yang relevan tentang pengungkapan tentang epidemi, kami hanya membuat konfirmasi dan dugaan kasus virus Corona baru secara publik," katanya.

Perubahan standar pelaporan di Hubei menyebabkan peningkatan besar dalam jumlah kasus yang dilaporkan dalam rilis data pada hari Kamis (13/2/2020). kbc10

Bagikan artikel ini: