Hadir di Surabaya, Coding Bee Academy cetak anak jadi programer komputer

Sabtu, 15 Februari 2020 | 20:03 WIB ET
Founder Coding Bee Academy, Eko Haripin (tengah) bersama para pimpinan Coding Bee Academy Surabaya saat acara peresmian di Surabaya, Sabtu (15/2/2020).
Founder Coding Bee Academy, Eko Haripin (tengah) bersama para pimpinan Coding Bee Academy Surabaya saat acara peresmian di Surabaya, Sabtu (15/2/2020).

SURABAYA, kabarbisnis.com: Generasi muda bahkan anak-anak kini seakan sudah tak asing lagi dengan gadget atau perangkat komputer. Hanya saja, sebagian besar masih sebatas pengguna atau operator program.

Padahal, seiring dengan masuknya era industri 4.0, pengetahuan dan penguasaan di bidang digital dan computer science mutlak ditanamkan sejak dini. Ini mengingat perkembangan di dunia digital berubah pesat.

Menyadari akan hal ini, Coding Bee Academy, sekolah coding khusus untuk anak berusia 5-18 tahun ekspansi dengan membuka cabang pertamanya di Surabaya. Coding Bee Academy hadir untuk memperkenalkan cara membuat gim dengan bahasa pemrograman yang berlaku secara universal bagi anak-anak usia dini.

Founder Coding Bee Academy, Eko Haripin mengatakan, coding menjadi bagian yang tak terpisahkan dari computer science. Melalui coding, kita dapat membuat aplikasi apa saja yang dapat membantu pekerjaan, hiburan, bahkan solusi mengatasi masalah sosial.

"Belajar coding sama halnya seperti belajar bahasa. Namun yang dihasilkan adalah piranti lunak atau aplikasi yang dapat membantu banyak pekerjaan di era digital ini. Dengan belajar coding anak-anak dipicu untuk lebih peka terhadap permasalahan di sekitarnya dan bagaimana aplikasi tersebut menjadi sebuah solusi. Anak-anak tidak lagi menjadi konsumen teknologi melainkan menjadi pencipta teknologi," katanya di sela peresmian Coding Bee Academy di Surabaya, Sabtu (15/2/2020).

Coding Bee Academy adalah partner resmi Code.org, organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memperkenalkan kurikulum computer science kepada anak-anak sejak usia dini memulai inisiatifnya dari Jakarta. Coding Bee Academy mengaplikasikan K12 CS Frameworks yang merupakan kurikulum computer science di Amerika Serikat, kurikulum ini dirancang untuk memperkenalkan computer science lebih auh kepada anak-anak bahkan sejak pendidikan dasar mereka.

Ada tiga tingkatan yang ditawarkan dimulai dari basic, intermediate, dan advance disesuaikan dengan perkembangan usia anak. Lebih dari 80 sekolah nasional dan internasional di Indonesia sudah bergabung dengan Coding Bee Academy dalam menerapkan coding sebagai materi pembelajaran dalam bentuk ekstrakurikuler, mata pelajaran, maupun workshop.

Dipaparkan Eko, semua industri bahkan aktivitas manusia setiap harinya saat ini membutuhkan komputer. Indonesia saat ini diprediksi membutuhkan sekitar 600 ribu atau mencapai 9 juta talenta digital pada 2030 mendatang.

"Masa depan mereka yang bergerak di bidang ini pun menjanjikan. Rata-rata gajinya bisa 40 persen lebih tinggi ketimbang jurusan lain," tandasnya.

Sejak dibuka pada 3 tahun lalu, Coding Bee Academy diklaim telah memiliki sekitar 2000 siswa aktif dan telah menciptakan lebih dari 20 ribu aplikasi dan software.

"Beberapa siswa kami bahkan telah berhasil berprestasi pada kejuaraan coding skala internasional," ungkap Eko.

Ditambahkannya, agar proses belajar mengajar bisa optimal, jam pelajaran yang diberikan fleksibel dan siswa bisa menyesuaikan dengan aktivitas mereka. Cara belajar pun diciptakan lebih seru dan fun.

"Atas tingginya minat masyarakat itu pula, kami hadir di Surabaya. Sebelumnya Coding Bee Academy sudah ada di Jakarta, Bandung, Batam, dan Padang. Ke depan juga akan buka di kota lain seperti Makassar, Medan dan Pekanbaru," ujar Eko.

Sementara itu menurut salah satu pengelola Coding Bee Academy di Surabaya yang juga orang tua siswa Coding Bee Academy di Jakarta, Husen Halim, kemampuan membuat program atau coding menjadi keahlian dasar pada semua profesi dan industri.

"Coding akan menjadi game changer dalam mewujudkan ide kreatif dan orisinal dalam menembus industri digital di masa depan," katanya. kbc7

Bagikan artikel ini: