Jajaki ekspor mobil ke Australia, ini persiapan Gaikindo

Senin, 17 Februari 2020 | 09:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia telah mengekspor sejumlah merek kendaraan bermotor ke berbagai negara. Kali ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga mulai menjajaki peluang pasar ekspor ke Australia. Namun perlu ada persiapan matang sebelum hal itu dilakukan.

Sekretaris Jenderal Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, pihaknya sudah melakukan kunjungan ke Negeri Kanguru untuk menjajaki pasar. Adapun, pelaku bisnis otomotif perlu meningkatkan level sejumlah aspek untuk bisa bersaing.

"Salah satunya adalah infrastruktur, untuk mobil perlu ada infrastruktur purna jual dan sebagainya. Oleh karena itu, kita butuh izin dari principal yang akan mengekspor dari Indonesia ke Australia itu satu,” kata Kukuh, Minggu (16/2/2020).

Dia menambahkan, eksportir juga harus memahami persyaratan yang diperlukan oleh konsumen mobil di Australia. Terdapat perbedaan persyaratan terkait dengan kebijakan emisi gas buang untuk mobil di Australia.

Menurutnya, persiapan untuk ekspor tidak semudah yang dibayangkan, perlu rencana bisnis yang matang yang salah satunya memuat tentang target jumlah kendaraan yang akan diekspor. Beberapa anggota Gaikindo sudah tertarik untuk melakukan ekspor ke Australia.

“Karena IA CEPA sudah ada kita tinggal mengisinya. Ibaratnya, IA CEPA jalan tolnya dan kendaraannya yang lewat mana,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan sejumlah produk untuk ditingkatkan ekspornya ke Australia saat Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partenership Agreement (IA-CEPA) diimplementasikan. kbc10

Bagikan artikel ini: