Banyak kebakaran elpiji, Pertamina ingatkan masyarakat cek regulator hingga kompor

Senin, 17 Februari 2020 | 20:46 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) kembali mengingatkan masyarakat untuk melakukan pengecekan regulator, selang gas hingga kompor elpiji secara berkala. Hal ini guna meminimalisir kejadian ledakan gas elpiji.

Himbauan tersebut menyusul adanya kasus ledakan gas elpiji di perumahan Villa Bukit Regency pada Sabtu (15/2/2020) dan di perumahan jalan Medokan Semampir Surabaya pada hari ini, Senin (17/2/2020).

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan peralatan mulai dari regulator, selang hingga kompor. Karena kebocoran itu bukan pada tabungnya," ujar Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR V Jatim Balinus, Rustam Aji di Surabaya.

Menurut keterangannya, sejauh ini Pertamina selalu menekankan keamanan dalam pengisian. Setiap tabung yang dikembalikan masyarakat untuk dilakukan pengisian di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) selalu dilakukan pengecekan.

"Di SPBE, kami selalu menggunakan regulator untuk melakukan pengisian, ketika ada kebocoran di kepala tabung, pasti akan langsung terdeteksi dan pengisian secara otomatis akan berhenti. Karena tidak penuh, maka dengan sendirinya akan keluar dari jalur dan selanjutnya akan dilakukan pengecekan ulang dengan memasukkannya ke dalam air," terang Rustam.

Sehingga adanya kasus kebakaran tersebut disinyalir akibat kebocoran gas di area regulator, atau antara regulator dengan selang, antara selang dengan regulator, di selangnya atau antara selang dengan kompor. "Karena beberapa kejadian kebakaran itu karena kebocoran gas di regulator. Entah karena tidak ber-SNI, atau sudah lama dan habis masa pakainya," tegasnya.

Ditanya berapa lama regulator tersebut layak pakai, ia mengatakan tergantung dari kualitas, cara penggunaan dan perawatan atau pemeliharaan. "Karena regulator itu kan di luar tanggung jawab Pertamina. Kewenangan Pertamina hanya sampai lembaga penyalur resmi, di SPBE, agen dan pangkalan. Dan kami sudah menekankan aspek keamanan kepada mereka," tekannya.kbc6

Bagikan artikel ini: