Legislator Mufti Anam kasih jempol Erick Thohir rekrut putra Papua majukan BUMN

Senin, 24 Februari 2020 | 16:08 WIB ET

SURABAYA – Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Mufti Anam, mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang merekrut putra-putri Papua untuk terlibat aktif memajukan perusahaan pelat merah. Hal itu dinilai Mufti sebagai kebijakan yang menunjukkan komitmen Presiden Jokowi untuk memeratakan kesempatan kerja bagi seluruh sumberdaya manusia (SDM) dari berbagai daerah di Tanah Air.

”Program perekrutan bersama yang dilakukan Kementerian BUMN, termasuk dengan merekrut lebih dari 500 putra-putri Papua untuk berkiprah memajukan 38 BUMN, adalah langkah terobosan yang harus kita dukung. Ini bukan soal politik. Ini soal kerja bersama memajukan Indonesia melalui BUMN. Kami mengapresiasi langkah Pak Erick Thohir,” ujar Mufti Anam, Minggu (23/2/2020).

Seperti diketahui, Kementerian BUMN baru saja menggelar inaugurasi Program Perekrutan Bersama BUMN Papua dan Papua Barat. Terdapay 522 putra-putri Papua dan Papua Barat yang direkrut untuk berkiprah di 38 BUMN berbagai sektor.

Mufti juga mengapresiasi langkah Kementerian BUMN menempatkan Claus Wamafma sebagai salah satu direksi PT Freeport Indonesia yang kini telah masuk bagian dari BUMN di bawah holding BUMN pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID). Claus Wamafma adalah putra Papua pertama yang menjadi direktur Freeport.

”BUMN adalah motor pemerataan ekonomi, motor keberpihakan negara pada seluruh daerah di Tanah Air. Dulu Bung Karno merintis sejumlah BUMN seperti industri semen, baja, Sarinah, BNI, untuk membangun kedaulatan ekonomi. Dalam hal pelibatan putra-putri Papua dalam memajukan ekonomi bangsa melalui BUMN, kami mengapresiasi langkah tersebut,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Mufti Anam berharap, ke depan BUMN mengintensifkan perekrutan kepada anak-anak muda dari seluruh daerah di Indonesia. Dia yakin, kualitas SDM anak-anak muda dari berbagai daerah di Indonesia tak kalah dari kota-kota besar di Pulau Jawa.

”Bahkan, BUMN bisa lakukan semacam talent scouting, pencarian bakat. Kan bisa itu dideteksi SDM-SDM unggul sejak SMP atau SMA di berbagai pelosok Nusantara. Beri beasiswa sejak dini, berdayakan, bimbing agar kelak menjadi pengendali BUMN yang amanah, kompeten, sekaligus bagian dari mesin pemerataan ekonomi nasional,” saran Mufti Anam.

Bagikan artikel ini: