Bidik 8,3 juta pelanggan di akhir tahun, ini strategi IndiHome

Selasa, 25 Februari 2020 | 09:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom menargetkan jumlah pelanggan untuk layanan fixed broadband IndiHome mencapai 8,3 juta pelanggan hingga akhir tahun 2020 atau tumbuh 19% year on year (yoy). Telkom juga membidik pertumbuhan pendapatan IndiHome tahun ini sebesar 20% secara tahunan.

Direktur Consumer Service Telkom Siti Choirina di Jakarta, Senin (24/2/2020) mengatakan, per akhir 2019, layanan IndiHome telah menjangkau sebanyak 7 juta pelanggan dengan pertumbuhan pendapatan 48% yoy. Sayangnya, ia masih enggan menyampaikan realisasi pendapatan IndiHome sepanjang tahun lalu.

Dia mengatakan, pihaknya optimistis dapat mencapai target tahun ini. Pasalnya, pada 2018 ke 2019, IndiHome mampu mencatatkan pertumbuhan sekitar 1,9 juta pelanggan, dari 5,1 juta pada 2018 menjadi 7 juta pada 2019.

Untuk mencapai target tersebut, IndiHome akan meningkatkan infrastruktur jaringannya yang 100% fiber hingga menjangkau 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Per tahun lalu, infrastruktur jaringan IndiHome telah tersebar di 489 kota dan kabupaten.

"Penambahan dari 489 menjadi 514 kota dan kabupaten mayoritas berada di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Sebagian akan dibangun di Papua, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan perbatasan Sumatera yang di ujung-ujung," ungkap Ana, sapaan akrabnya.

IndiHome juga akan menjangkau kawasan tertentu seperti indekos dan rumah susun dengan menghadirkan produk baru bernama IndiHome Lite. Hal ini dilakukan untuk menjangkau pasar yang lebih bawah.

"Ada peluang 69 juta rumah di Indonesia. Makanya kami harus masuk di layer berikutnya dengan menghadirkan Indihome Lite," ucap dia.

Pasalnya, IndiHome Lite bisa dinikmati dengan biaya Rp 199.000 per bulan. Pelanggan akan mendapatkan akses internet dengan kecepatan 10 mbps, telepon 50 menit, dan layanan Internet Protocol Television (IPTV) dengan 33 saluran. Syaratnya, layanan ini mengharuskan minimal pemasangan untuk dua pelanggan alias dua rumah.

Sementara itu, untuk segmen apartemen dan premium cluster, IndiHome akan fokus untuk menggelar secara cepat jaringan fiber ke lokasi tersebut. IndiHome akan menawarkan business model partnership yang baru dan menarik untuk segmen tersebut.

Selain menambah infrastruktur dan mengeluarkan produk baru, Telkom juga akan meningkatkan kualitas layanan IndiHome. Ana menyampaikan, pihaknya akan mendorong layanan perbaikan selesai hanya dalam satu hari. "Ini juga didukung oleh keberadaan kantor daerah telekomunikasi yang sebanyak 140 dengan lebih dari 10.000 pasukan di seluruh Indonesia," kata dia.

Guna meningkatkan kualitas layanannya, IndiHome juga akan mendorong digitalisasi dengan mengembangkan aplikasi myIndiHome. Aplikasi ini nantinya dapat digunakan untuk mengakses seluruh layanan fixed broadband ini, seperti peningkatan bandwidth, permintaan fitur tambahan (add-on), informasi tagihan, hingga pembayaran.

Selain itu, Telkom juga akan menambah saluran pembayaran IndiHome terutama dengan bank-bank daerah dan financial technology ( fintech). Sejauh ini, IndiHome telah bekerja sama dengan 61 bank, 18 toko retail, lima e-commerce, dan dua sistem pembayaran digital, yakni Linkaja dan Gopay. kbc10

Bagikan artikel ini: