Dihantam corona, pertumbuhan ekonomi RI diprediksi turun jadi 4,7%

Kamis, 27 Februari 2020 | 19:41 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terkoreksi 0,3% di kuartal I 2020 sebagai dampak dari penyebaran wabah virus corona.

Perhitungan dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 4,7% di kuartal I 2020, dimana akunya, wabah virus corona sudah mulai terasa terhadap ekonomi nasional.

"Penurunan ekonomi China akibat virus corona, pengaruhnya terhadap ekonomi kita itu antara 0,3% hingga 0,6%. Sehingga ekonomi kita bisa turun sampai 4,7% di kuartal pertama ini," terang Sri Mulyani dalam Economic Outlook 2020 di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Agar pertumbuhan ekonomi tidak tergerus, Sri Mulyani menerangkan pemerintah terus melakukan koordinasi dengan Bank Indonedia dalam memberikan vitamin untuk menstimulus ekonomi Indonesia. Karena pemasukan ekonomi dari sektor pariwisata banyak mengalami tekanan akibat dampak corona.

"Kami di pemerintah terus berkomunikasi dengan Bank Indonesia menstimulus ekonomi dan mengambil counter cycle kebijakan yang ada. Seperti penurunan suku bunga," katanya.

Selain itu, sambung dia, dalam rangka memberi stimulus, pihaknya juga sudah memberi keringanan berupa insentif untuk sektor pariwsata, penerbangan dan agen perjalanan dan wisata, yang diharapkan dapat mendorong ekonomi di kuartal I.

"Ini adalah instrumen yang kita siapkan, sebagaimana di negara-negara G20 juga membahas ini, dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonominya," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: