Garuda pastikan tiket calon jemaah umrah tak hangus

Jum'at, 28 Februari 2020 | 22:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) memastikan tiket calon jemaah tidak hangus pasca penghentian layanan visa umrah oleh pemerintah Arab Saudi. Perseroan berupaya agar calon jemaah tidak menderita kerugian finansial.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara layanan visa umrah di tengah merebaknya wabah virus corona.

"Kami sudah sepakat bahwa tidak ada pembatalan tiket terhadap masing-masing penumpang. Begitu Arab Saudi membuka, mereka akan tetap berangkat," ujar Direktur Utama Irfan Setiaputra seperti dikutip, Jumat (28/2/2020).

Irfan tak menampik perusahaan akan merugi dengan kebijakan Arab Saudi. Terlebih, perseroan juga menghadapi penghentian sementara penerbangan dari dan ke China serta pengurangan frekuensi penerbangan ke Singapura dan Hong Kong.

Kendati demikian, Irfan mengingatkan kerugian terbesar dialami oleh perasaan calon jemaah yang sudah berniat untuk beribadah namun terkendala.

"Mayoritas dari jemaah umrah Garuda itu adalah jemaah yang pertama kali," ungkapnya.

Perseroan sendiri masih membuka penerbangan dari dan ke Arab Saudi untuk melayani penumpang. Kendati demikian, frekuensi akan dikurangi.

"Kami tetap terbangkan walaupun isinya jauh di bawah kapasitas yang biasanya kami terbangi," jelasnya.

Sebagai informasi, hingga Jumat (28/2/2020), korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 2.858 orang. Virus yang berasal dari Kota Wuhan, China itu telah menginfeksi lebih dari 83.876 orang. kbc10

Bagikan artikel ini: