ADB siap guyur utang ke RI sebesar Rp38,44 triliun, untuk apa?

Selasa, 3 Maret 2020 | 19:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Asian Development Bank (ADB) menyatakan komitmennya untuk kembali menggelontorkan dana pinjaman ke Indonesia sebesar US$2,7 miliar atau setara dengan Rp38,44 triliun (kurs Rp14.420 per dolar AS) pada tahun ini.

Perluasan dukungan ADB ini ditujukan bagi prioritas pembangunan Indonesia di berbagai bidang.

"Komitmen kami untuk mendanai Indonesia sekitar USD1,7 miliar hingga US$2,7 miliar tahun ini," kata Presiden ADB, Masatsugu Asakawa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Dia menjelaskan, komitmen dukungan ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Di mana pada tahun lalu ADB hanya menggelontorkan dana pinjaman sebesar US$1,7 miliar.

Adapun dana pinjaman untuk tahun ini akan digelontorkan ke sektor inklusi keuangan sebesar US$500 juta dan pendanaan program daya saing sebesar US$500 juta. Sementara sisanya akan disiapkan untuk program-program pemerintah lainnya.

Asakawa menambahkan ADB dan Indonesia memiliki hubungan kemitraan kuat yang dibangun atas tujuan yang sejalan, yaitu mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif.

"Saya bertekad untuk memperkuat kemitraan ini dan terus mendukung prioritas pemerintah, termasuk peningkatan pendidikan, pengembangan keterampilan, dan perlindungan sosial, serta mendorong investasi di infrastruktur, mobilisasi sumber daya domestik, dan ketahanan iklim dan bencana," jelas dia.

Asakawa juga memuji upaya pemerintah Indonesia dalam meningkatkan iklim usaha, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Menurut dia kehati-hatian pemerintah dalam mengambil kebijakan makroekonomi dan manajemen fiskal telah mampu mendorong pertumbuhan, terlepas dari adanya dampak epidemi virus korona dan isu-isu terkait perdagangan global. kbc10

Bagikan artikel ini: