BEI sebut 25 emiten dalam pipeline IPO pada 2020

Kamis, 5 Maret 2020 | 10:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 14 perusahaan telah melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) di bursa pada tahun ini. Saat ini pun BEI mencatat masih ada 25 perusahaan dalam pipeline IPO.

Menurut data BEI seperti dikutip, Rabu (4/3/2020), dari 25 perusahaan tersebut, sebanyak 12 calon emiten tergolong perusahaan besar. Merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53 Tahun 2017,  klasifikasi tersebut diberikan pada perusahaan yang memiliki aset di atas Rp 250 miliar.

Lalu, sebanyak tujuh perusahaan masuk klasifikasi menengah dan enam calon emiten tergolong perusahaan kecil. Klasifikasi menengah diberikan pada perusahaan dengan aset Rp 50 miliar-Rp 250 miliar, sedangkan perusahaan kecil adalah yang beraset di bawah Rp 50 miliar.

Kemudian, apabila melihat dari sektor bisnisnya, maka perdagangan, jasa, dan investasi menjadi sektor yang paling mendominasi pipeline IPO ini. Pasalnya, calon emiten dari sektor ini mencapai delapan perusahaan. Sektor dominan selanjutnya adalah properti, real estate, dan konstruksi bangunan yang mencatatkan tujuh calon emiten.

Untuk sektor keuangan, barang konsumsi, industri dasar dan kimia, serta infrastruktur, utilitas, dan transportasi masing-masing terdiri dari dua perusahaan. Disusul oleh sektor agrikultur dan aneka industri yang masing-masing satu perusahaan.

Selain pipeline IPO, BEI juga mencatatkan rencana penerbitan obligasi dan sukuk. Jumlahnya mencapai sepuluh penerbitan yang berasal dari sembilan penerbit. Total nilai dana yang dihimpun mencapai Rp 13,6 triliun.

Di samping itu, BEI juga mengantongi tiga rencana penerbitan Exchange Traded Fund (ETF) dan satu penerbitan Efek Beragun Aset  (EBA) dalam pipeline-nya. kbc10

Bagikan artikel ini: