UMKM didorong jadi penyangga ekonomi akibat tertekan corona

Jum'at, 6 Maret 2020 | 09:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) didorong untuk bisa menjadi kekuatan penyangga ekonomi nasional yang mulai tertekan oleh mewabahnya cirus corona (Covid-19).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, dalam situasi ekonomi yang sedang terpukul, UMKM bisa menjadi tulang punggung dan andalan untuk menggerakkan ekonomi domestik.

"Kalau usaha besar pasti menunggu situasi membaik untuk pengembangan bisnis dan investasinya, beda dengan UMKM, usahanya harus tetap jalan, untung sedikit tidak apa-apa. UMKM memang paling dinamis,” kata Teten dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2020).

Saat situasi sedang krisis, UMKM menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja, mensubstitusi produk konsumsi atau setengah jadi. Saat ini menjadi momentum agar masyarakat membeli dan mengonsumsi produk UMKM.

Masyarakat pun diminta tidak perlu panik kekurangan barang konsumsi lantaran UMKM mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Yang penting daya beli masyarakat terjaga dan kegiatan UMKM terus menggeliat.

Jumlah usaha mikro saat ini mendominasi skala usaha di Indonesia yang jumlahnya mencapai 63 juta unit, sedangkan usaha kecil mencapai 783.000 unit.

Karena itu, pemerintah akan terus memastikan usaha mikro dan kecil tetap berjalan dan semakin kuat dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu sekalipun. Pemerintah berencana mengeluarkan stimulus bagi UMKM. Stimulus ini jadi mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing dan memberi kontribusi yang makin besar bagi perekonomian nasional. kbc10

Bagikan artikel ini: