Produksi mobil hybrid, Toyota Indonesia pakai pabrik existing

Selasa, 10 Maret 2020 | 09:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Toyota Astra Motor (TAM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyatakan kesiapannya untuk memproduksi kendaraan hibrida atau hybrid pada 2022 mendatang. Strategi ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

"Betul, hybrid termasuk electrified vehicle," kata Bob Azzam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, Senin (9/3/2020).

Menurutnya, dalam memproduksi kendaraan tersebut bisa menggunakan pabrik yang existing. Nantinya, kata Bob Azzam, pabrik itu akan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan Toyota Indonesia.

"Produksinya bisa saja menggunakan pabrik yang ada kemudian di level up sesuai kebutuhan," ujar Bob.

Meski demikian, Bob masih enggan membeberkan model apa saja yang akan diproduksi di Indonesia. Hanya saja, dia memastikan bahwa model yang diproduksi adalah yang pertama dengan teknologi hibrida. 

"Model belum bisa kami sampaikan, tapi yang jelas ini model pertama yang di produksi di Indonesia dengan teknologi electrified hybrid," sebutnya.

Di sisi lain PT Toyota Astra Motor mengaku bakal menambah jajaran mobil terelektrifikasi, mulai dari model hybrid electric vehicle (HEV) hingga battery electric vehicle (BEV) pada 2020 ini. Hanya saja Direktur Marketing PT TAM Anton Jimmy Suwandi masih enggan untuk membeberkan rincian jajaran mobil listrik Toyota.

Sejauh ini Toyota sudah mulai menjual mobil listrik. Tercatat pada 2019 Toyota berhasil menjual sebanyak 692 unit mobil listrik.

“Iya Toyota akan melengkapi line up BEV dan PHEV, detailnya belum bisa saya infokan,” kata Anton. kbc10

Bagikan artikel ini: