Tenang! Bahan makanan dan minuman dipastikan aman hingga Juli

Jum'at, 20 Maret 2020 | 10:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gappmi) memastikan bahwa seluruh stok bahan baku makanan dan minuman untuk olahan pangan dalam keadaan aman.

Hal itu ditegaskan Ketua Gappmi Adhi Lukman usai melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

"Jadi kami sampaikan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tidak ada kekurangan sama sekali," jelasnya.

Pihaknya mengaku sudah memperhitungkan ketersediaan stok makanan dan minuman dapat bertahan sampai dengan habis Lebaran atau di Juni 2020 mendatang. Baik itu stok bahan baku maupun jadi.

"Hanya saja, ada beberapa catatan bahan baku yang masih ada kekurangan dan pemerintah akan segera merilis izinnya (impor) karena memang ketersediannya belum ada dalam negeri," kata dia

Dia mencontohkan bahan baku seperti gula belum bisa diproduksi secara massal. Sebab sebagian produksi dalam negeri baru dimulai di akhir Mei-Juni.

"Yang paling penting kami ingin juga menjamin bahwa distribusi itu juga lancar sampai di tangan konsumen. Jadi tidak perlu ada kepanikan," tandas dia.

Pemerintah sendiri juga memastikan stok pangan Indonesia aman, bahkan lebih dari cukup di tengah wabah Covid-19. Sehingga, masyarakat tak perlu panik di tengah situasi pandemi virus Corona.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah blusukan ke gudang Bulog, Rabu, 18 Maret 2020. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengecek langsung stok pangan dalam negeri.

"Saya kemarin sudah cek di Bulog, saya melihat stok kita lebih dari cukup," ujar Jokowi dalam rapat terbatas lewat video conference dari Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Jokowi mengatakan, pada Maret ini, banyak daerah yang melakukan panen raya dan berlangsung hingga April 2020. Dengan begitu, maka stok pangan dalam negeri pun akan kembali bertambah. "April masih ada panen raya, sehingga penyerapan oleh Bulog juga agar diatur," kata dia.

Jokowi lantas meminta para menterinya untuk memastikan ketersediaan dan menjaga stabilitas harga barang-barang kebutuhan pokok masyarakat. kbc10

Bagikan artikel ini: