Hadapi penyebaran Corona, Kadin Surabaya: Gerakkan ekonomi dengan pesan online

Selasa, 24 Maret 2020 | 12:46 WIB ET

SURABAYA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya mengimbau kepada para pelaku usaha di Surabaya untuk tidak panik dalam menghadapi penyebaran virus corona. 

”Kadin Surabaya percaya bahwa pemerintah telah, sedang, dan akan terus melakukan upaya terbaik dalam menghadapi Covid-19,” ujar Ketua Kadin Surabaya, M. Ali Affandi, Senin (23/3/2020).

Dia mengatakan, dengan diperpanjangnya masa darurat Covid-19 hingga 29 Mei 2020, Kadin Surabaya berharap adanya peningkatan peluang transaksi konsumsi online ritel barang, kuliner, produk UMKM dan pelaku usaha rentan yang mengandalkan pendapatan harian seperti PKL.

”Social distancing tetap dilakukan, sebisa mungkin stay at home, namun ekonomi tetap bisa bergerak dengan pemesanan berbagai produk lewat online. Kami berharap pelaku usaha membekali tenaga pengiriman produk dengan standar keselamatan diri yang memadai,” pungkas Andi, sapaan akrab Ali Affandi.

Menurut Andi, kewaspadaan atas wabah ini harus ditingkatkan, namun tetap tidak boleh panik. Aktivitas bisnis bisa tetap dilakukan secara normal dengan tetap waspada dan menjaga perilaku hidup sehat. Kebersihan lingkungan kerja juga harus dipastikan agar pengusaha dan karyawan terhindar dari penyakit.

”Dunia usaha juga bisa mulai mengatur flexible working arrangement (FWA), work from home, dengan mengatur shift kerja karyawan. Apabila kegiatan usaha diharuskan untuk bertatap muka dengan orang lain maka penggunaan alat pelindung diri dan menghindari kontak fisik langsung dengan orang lain menjadi wajib dilakukan,” ujar Andi. 

Kadin Surabaya juga akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan elemen pelaku usaha di Surabaya dan perbankan dalam melakukan pemetaan pelaku usaha yang butuh restrukturisasi kredit karena situasi sulit ini

Dalam situasi sulit saat ini, Kadin Surabaya juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk bisa menjaga ketersediaan barang sehingga mampu menstabilkan harga-harga terkait selama masa darurat. 

”Kadin Surabaya juga berpesan, jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan dalam situasi ini, seperti mengambil untung yang tidak rasional untuk sejumlah komoditas dan barang yang diperlukan masyarakat,” jelasnya.

Andi mengatakan, justru dalam situasi seperti saat ini, pelaku usaha harus menunjukkan rasa solidaritasnya dengan turut menjaga perekonomian. ”Mari jaga ekonomi kita. Tetap gerakkan perekonomian dengan mematuhi semua protokol pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Bagikan artikel ini: