Ilmuwan peraih Nobel ini ramal wabah Covid-19 segera berakhir

Sabtu, 28 Maret 2020 | 09:30 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Seorang profesor Biologi Universitas Stanford yang juga peraih Nobel 2013 dalam bidang kimia, Michael Levitt memprediksi pandemi virus corona (Covid-19) yang sudah menyebar secara global bakal segera berakhir.

Dia memperkirakan Covid-19 tidak akan mencapai sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Selain itu, dia mengatakan bahwa virus tidak akan menyebabkan jutaan kematian.

"Yang kita butuhkan adalah mengendalikan kepanikan. Kita akan baik-baik saja," katanya, seperti dilansir dari laman Independent, Jumat (27/3/2020).

Sebelumnya dia juga telah memprediksi bahwa China dapat melewati krisis wabah virus corona dengan cepat. Ia mengatakan hal tersebut ketika angka kasus Covid-19 di negara tersebut tinggi. Seperti diketahui, wabah virus corona pertama kali menyebar di China pada akhir Desember 2019.

Hingga saat ini, angka kasus di China terus turun. Bahkan, provinsi Hubei yang menjadi tempat pertama penyebaran virus sudah dibuka kembali, setelah sebelumnya diisolasi.

“Kita tahu China berada di bawah karantina yang hampir lengkap, orang-orang hanya meninggalkan rumah untuk berbelanja penting dan menghindari kontak dengan orang lain. Di Wuhan, yang memiliki jumlah kasus infeksi tertinggi di provinsi Hubei, semua orang memiliki peluang terinfeksi, tetapi hanya 3 persen yang tertular,” katanya.

Dia mengatakan, angka-angka itu menunjukkan bahwa beberapa orang hanya kebal atau sangat resisten terhadap virus.

Levitt menambahkan bahwa isolasi atau physical distancing menjadi langkah penting untuk memerangi penyebaran virus. Dia juga percaya segmen tertentu dari populasi mungkin secara alami kebal terhadap penyakit. kbc10

Bagikan artikel ini: