Petrokimia Gresik pimpin BUMN di Jatim bantu pemerintah tangani wabah virus corona

Selasa, 31 Maret 2020 | 16:02 WIB ET

GRESIK - Sejak diterbitkannya SK Menteri BUMN tentang Pembentukan Satgas Bencana Nasional BUMN tertanggal 17 Maret 2020, maka Kementerian BUMN bergerak cepat dalam pembentukannya, baik tingkat pusat maupun wilayah. Untuk propinsi Jatim sendiri, PT Petrokimia Gresik (PG) ditunjuk sebagai koordinator Satgas Tanggap COVID-19 BUMN di Jatim. Dimana, 2 atau 3 hari setelah terbitnya SK tersebut, PG telah melakukan koordinasi daring dengan seluruh BUMN yang ada di Jatim.

“Petrokimia Gresik dipercaya oleh Kementerian BUMN menjadi Koordinator Satgas Tanggap COVID-19 BUMN di Jatim. Satgas ini melibatkan seluruh BUMN yang berkedudukan atau memiliki kantor perwakilan/cabang di Jatim. Sebagai Koordinator, Petrokimia Gresik telah menyusun tujuh action plan yang akan dijalankan bersama BUMN lainnya," kata Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono. 

Kemarin dilakukan peresmian “Posko Command Center BUMN Jawa Timur” di Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik oleh Direktur Utama PG, Rahmad Pribadi beserta seluruh jajaran Direksi.

Posko Command Center ini berfungsi sebagai spoke person  dan penyedia informasi bagi masyarakat Jatim untuk aktivitas pencegahan dan mitigasi risiko penyebaran COVID-19. Saat ini sudah ada dua posko yang dibangun yaitu di Hotel Selorejo Malang dan Hotel Pesonna Surabaya yang merupakan hotel milik BUMN.

Selain itu, Posko Command Center ini juga berfungsi sebagai titik koordinasi bagi BUMN di Jatim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), instansi terkait pencegahan COVID-19, serta menjadi jembatan koordinasi Satgas Tanggap COVID-19 BUMN Jatim dengan Kementerian BUMN.

“Peresmian posko ini merupakan realisasi dari action plan yang telah ditetapkan sebelumnya”, ujar Yusuf Wibisono.

Adapun action plan, lanjut Yusuf, yang akan dilaksanakan Satgas Tanggap COVID-19 BUMN Jatim yaitu

Pertama, membangun Posko BUMN di tujuh titik antara lain di Rumah Sakit (RS) Lavalette Kota Malang, RS PHC Surabaya, Hotel Selorejo Kabupaten Malang, Hotel Pesonna Surabaya, RS Wonolangan Kabupaten Probolinggo, RS Djatiroto Lumajang, dan RS Elizabeth Situbondo.

Kedua, membangun Data Center COVID-19 dan Sistem Informasi Tanggap Bencana sebagai bentuk monitoring agar BUMN dapat cepat dalam menanggapi kondisi atau perkembangan informasi terkait penanganan virus ini.

Ketiga, menyusun, memproduksi dan mendisitribusikan buku saku atau brosur terkait pencegahan COVID-19, sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Keempat, pengadaan dan distribusi Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan di Jatim dalam bentuk masker, gloves, pakaian anti virus, face shield, sepatu boots, dan lain sebagainya.

Kelima, memproduksi dan mendistribusikan hand sanitizer serta disinfektan sekaligus electric sprayer-nya.

Keenam, melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat melalui berbagai platform media, sekaligus penyemprotan desinfektan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) atau instansi terkait di masing-masing daerah, serta melibatkan peran media massa.

Ketujuh, mendistribusikan rapid test kit yang disediakan oleh pemerintah. 

Sebelumnya, Petrokimia Gresik juga telah mengirimkan bantuan alat dan bahan untuk pencegahan COVID-19 ke Posko Hotel Selorejo dan Hotel Pesonna, Jumat (27/3). kbc4

Bagikan artikel ini: