Indonesia ikut terlibat riset WHO untuk uji klinis 4 obat Covid-19

Rabu, 1 April 2020 | 08:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia ikut berpartisipasi di World Health Organization (WHO) untuk mempercepat penemuan obat yang efektif dalam menangani virus corona (Covid-19).

Selain Indonesia, tercatat sebanyak 45 negara lain yang juga berpartisipasi dalam riset bersama WHO dalam program Solidarity Trial. Perwakilan WHO untuk Indonesia, Dr. Navaratnasamy Paranietharan, menyambut baik kesediaan Indonesia tersebut yang dinilainya akan menjadi kontribusi penting Indonesia dalam upaya global untuk mempercepat penemuan obat yang efektif dalam penanganan Covid-19.

Solidarity Trial merupakan suatu program WHO untuk melakukan pengujian klinik terhadap 4 alternatif terapi yang sudah dilakukan selama ini, yaitu remdesivir, gabungan lopinavir/ritonavir, gabungan lopinavir/ritonavir ditambah interferon (ß1b), dan chloroquine.

Riset ini dilaksanakan untuk mendapatkan bukti klinis yang lebih kuat dan valid terhadap efektifitas dan keamanan terbaik terhadap pasien Covid-19 dan didesain secara khusus untuk mempersingkat waktu yang diperlukan untuk menghasilkan bukti yang kuat terhadap 4 alternatif terapi tersebut tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip Cara Uji Klinis yang Baik/Good Clinical Practice (CUKB/GCP).

Kepala Balitbangkes Kementerian Kesehatan, dr. Siswanto menjelaskan bahwa sejak 20 Maret 2020, Kementerian Kesehatan telah menyampaikan kesediaan Indonesia untuk bergabung dalam Solidarity Trial yang awalnya untuk berpartisipasi pada pengujian klinik remdisivir.

“Indonesia siap berpartisipasi aktif pada riset 4 alternatif terapi Covid-19 dalam Solidarity Trial WHO,” tulis Siswanto dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2020).

Dia mengharapkan melalui partisipasi aktif ini maka obat virus corona dapat segera ditemukan alternatif terbaik dalam perawatan pasien Covid-19 di Indonesia. Sebagai informasi, hingga Selasa (31/3/2020), jumlah pasien positif terinfeksi virus Covid-19 mencapai 1.528 orang, dari angka tersebut sebanyak 1.311 dirawat.

Sementara itu, jumlah korban jiwa dari virus corona mencapai 136 orang atau 8,9 persen dari total kasus positif. Sebanyak 81 orang telah dinyatakan sembuh. kbc10

Bagikan artikel ini: