Imbauan jam operasional lebih lama, ini kata peritel

Senin, 6 April 2020 | 09:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan surat edaran tentang jaminan ketersediaan dan kelancaran pasokan barang bagi masyarakat di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Surat yang dirilis Jumat (3/4/2020) tersebut meminta agar supermarket, terutama yang menyediakan bahan pokok, untuk menambah jam operasionalnya di waktu tertentu.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan, terbitnya surat edaran itu menjadi penegasan untuk waktu operasional di setiap daerah di Indonesia.

Dikatakannya, untuk memastikan bahwa ada dasar hukumnya karena memang di lapangan tanpa adanya surat edaran itu persepsi dari banyak pihak seperti Pemerintah, Pemda, Polisi jadi berbeda-beda.

Menurutnya, itu adalah penegasan lebih kepada hampir semua kabupaten dan kota yang mempunyai jam buka yang berbeda-beda serta isolasi wilayah yang kadang-kadang mempersulit distribusi.

"Harapan saya dengan adanya surat edaran ini seluruh pihak bisa satu visi misi dengan pemerintah pusat," ujarnya, Minggu (5/4/2020).

Budi mengatakan, supermarket sudah memberlakukan operasi di atas pukul 22.00 pada hari-hari tertentu. Namun, selama ini belum ada permintaan dari pemerintah.

"Seluruh pekerja juga sudah mulai menerapkan keamanan-keamanan dengan menggunakan masker, sarung tangan, disediakan Hand sanitizer, restoran-restoran yang menerima order juga dapurnya semua kita perkuat dengan Keamanan keamanan yang lebih ditingkatkan SOP nya," kata Budi.

Terkait dengan akses distribusi ke daerah-daerah selama masa wabah Corona, Menurut Budi hampir semua wilayah punya kebijakan masing-masing.

Sehingga, distribusi kerap kali terkendala. Dengan adanya surat edaran Mendag itu, ia berharap distribusi menjadi lebih lancar. kbc10

Bagikan artikel ini: