Tangani dampak Covid-19, pemerintah siap bagikan BLT Rp 600.000 per keluarga

Selasa, 7 April 2020 | 21:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memutuskan segera menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 600.000 per keluarga selama tiga bulan guna meredam dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Penerima BLT adalah masyarakat yang belum mendapatkan manfaat dari Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan juga Kartu Pra Kerja dan berada di luar wilayah Jabodetabek.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah tengah mengalkulasi jumlah penerima secara nasional. Sejauh ini tercatat 4,1 juta jiwa di wilayah Jabodetabek dan akan ada tambahan hampir 9 juta jiwa di luar wilayah tersebut.

Untuk wilayah Jabodetabek, pemerintah berencana memberikan bantuan sembako senilai Rp 600.000/keluarga.

"Itu diusulkan mendapat BLT secara tunai, Rp 600.000, jangka waktu sedang dipikirkan 2 atau 3 bulan. Bapak Presisden meminta saya menghitung," katanya usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo melalui video conference, Selasa (7/4/2020).

Menkeu menjelaskan untuk wilayah DKI saja, tercatat 2,5 juta jiwa atau bila dikonversi adalah 1,7 juta keluarga. Wilayah Bodetabek terdapat 1,6 juta jiwa atau bila dikonversi 576.434 keluarga.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan penerima BLT adalah seluruh keluarga tidak mampu yang tercatat di dalam data kementerian. Nantinya Kemensos juga akan meminta tambahan data dari pemerintah daerah terkait.

"Kita akan mulai bulan ini, tapi tentunya karena baru diputuskan hari ini, kami perlu untuk melakukan koordinasi-koordinasi terlebih dahulu," katanya.

Selain itu, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi DKI Jakarta menyiapkan 3,7 juga bantuan sosial berbasis keluarga. Bantuan ini akan diberikan selama dua bulan selama masa tanggap darurat Covid-19 di wilayah Jabodetabek.kbc11

Bagikan artikel ini: