Antisipasi pemudik, Khofifah minta semua desa di Jatim siapkan layanan isolasi mandiri Covid-19

Jum'at, 10 April 2020 | 10:10 WIB ET
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

JAKARTA, kabarbisis.com: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan agar seluruh daerah di Jawa Timur (Jatim) menyediakan layanan observasi atau isolasi mandiri Covid-19 hingga tingkat desa.

Hal ini guna mengantisipasi kemungkinan masih banyaknya warga yang melakukan mudik saat Ramadan dan Lebaran 2020, yang dinilai berpotensi mendorong penyebaran wabah Covid-19. 

Penegasan itu disampaikan Khofifah pada rapat koordinasi secara virtual Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) provinsi dan kabupaten/kota di Jatim, Kamis (9/4/2020).

“Kami ingin masing-masing daerah  punya layanan sampai lini paling bawah, hingga RT, RW, Dusun. Minimal tingkat desa,” kata Gubernur Khofifah dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2020). 

Khofifah menyatakan, sampai Kamis kemarin, baru ada 2.527 desa atau setara dengan 29,9% total desa di Jatim yang menyiapkan ruang observasi mandiri. Selain itu saat ini ada 527 kawasan pemukiman di Jatim yang diawasi ketat oleh TNI dan juga Polri. 

Namun demikian, mayoritas desa di Jatim belum menyiapkan fasilitas tersebut. “Tentu harapannya layanan ini segera disiapkan,” imbuh Khofifah.

Penyediaan layanan observasi mandiri ini menjadi penting dan mendesak. Sebab saat ini sudah terdeteksi ada lebih dari 50.000 orang pemudik dari luar daerah yang sudah masuk ke Jatim. 

Mantan Menteri Sosial ini mencontohkan, 10 hari yang lalu, dirinya mendapatkan laporan Bupati Lamongan bahwa pemudik dari Jakarta yang sudah masuk Lamongan masih sekitar 1.000. “Tapi tadi disampaikan kira-kira yang dari Jabodetabek saja sudah sekitar 10.000. Belum lagi yang masuk daerah lain,” ungkap dia. 

Oleh sebab itu, Gubernur Jatim menandaskan, pemerintah kabupaten dan kota di Jatim segera menyediakan sarana observasi di tingkat paling bawah. Kehadiran layanan ini di setiap desa akan membantu para perantau yang pulang kampung untuk bisa bertemu dengan keluarga dengan jarak aman. kbc10

Bagikan artikel ini: