PON Papua resmi ditunda

Kamis, 16 April 2020 | 14:15 WIB ET

JAKARTA - Komisi X DPR dan Pemerintah sudah menyepakati bahwa penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua harus ditunda. Bahkan diprediksi, bukan hanya PON, penundaan juga akan terjadi untuk sejumlah even olahraga nasional akibat dampak pandemi covid-19.

Menurut Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda, pihaknya sudah melaksanakan rapat kerja secara virtual dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora). Dari rapat itulah, kedua belah pihak menyepakati penundaan pelaksanaan PON.

"Kami menyepakati PON ditunda karena pandemi Covid-19 ini. Terkait hingga kapan penundaannya, tangga, bulan dan tahunnya, kita serahkan Menpora berkonsultasi dengan Presiden," ujar Syaiful Huda.

Ada sejumlah alasan penundaan itu. Yang utama adalah belum ada tanda maupun kepastian pandemi covid-19 akan berlangsung hingga kapan. Sehingga sejumlah pengadaan terkait persiapan PON juga terganggu.

Kedua, persiapan para atlet yang akan bertanding juga termasuk terganggu.

"Tidak hanya PON XX, namun Kemenpora memperkirakan hingga Juli 2020 tidak ada even olahraga nasional maupun internasional apapun," imbuhnya.

Walau demikian, baik Komisi X dan Kemenpora sama-sama menyepakati kelanjutan pembangunan venue PON. Saat ini, proyek tersebut tetap berjalan walau lajunya kurang maksimal.

Selain soal PON, Huda mengatakan pihaknya juga meminta agar anggaran Kemenpora sebesar Rp270 miliar tidak direalokasi dari bidang kepemudaan dan olahraga.

"Kita minta dilakukan komunikasi yang intensif antara Kempora dan Kemkeu supaya dana yang dipotong itu diperuntukkan kembali untuk kepentingan atlet, offisial dan lain-lain yang terdampak corona ini. Kan banyak pensiunan atlet atau atlet yang tidak mendapatkan pemasukan karena tidak ada kejuaraan," pungkasnya. kbc9

Bagikan artikel ini: