Peminat membludak, kuota peserta Kartu Prakerja ditambah jadi 200.000

Jum'at, 17 April 2020 | 09:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memutuskan untuk menambah kapasitas peserta Kartu Prakerja dari 164.000 menjadi 200.000 peserta penerima setiap minggunya. Hal ini karena membludaknya permintaan dari masyarakat terdampak Covid-19.

"Kapasitasnya kita naikkan dari 164.000 jadi 200.000 karena ini yang mendaftar overwhelming, jadi banyak sekali dan antusiasmenya luar biasa dan ini dari 34 provinsi se-Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam telekonferensi, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, hal itu wajar karena ini merupakan program pertama pemerintah yang menggunakan sistem digital. Sehingga siapapun bisa mendaftar.

"Ini adalah program pemerintah pertama yang menggunakan digital sehingga open access, aksesnya terbuka dan siapapun bisa mendaftar," sebutnya.

Airlangga menjelaskan, setiap minggunya pemerintah akan melakukan review terkait mekanisme yang sudah dijalankan. Mulai dari pendaftaran, hingga sampai metode dana yang masuk ke rekening masing-masing peserta.

"Ke depan ini akan direview setiap minggu termasuk kapasitas, mekanisme, termasuk nanti sampai metode dana itu masuk di rekeningnya masing-masing," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: