Ramadan di tengah pandemi Covid-19, transaksi belanja online diprediksi melonjak

Minggu, 19 April 2020 | 19:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan teknologi global periklanan, Criteo S.A memprediksi transaksi di platform e-commerce bakal melonjak selama Ramadan di tengah penerapan social distancing selama masa pandemi virus corona (Covid-19).

Director of Account Strategy Criteo for Large Customers, SEA, Hong Kong and Taiwan, Pauline Lemaire mengatakan, lonjakan transaksi untuk persiapan perayaan di tengah-tengah pembatasan sosial yang akan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Bahkan dengan adanya kemungkinan untuk diperpanjang sampai setelah Ramadan, tren penjualan online masih akan terus naik.

“Traffic web harian melonjak lebih dari 50 persen secara global. Perdagangan online sekarang telah menjadi esensial untuk konsumen Asia Pasifik ketika mereka berpindah ke platform online – baik bekerja dari rumah atau menghabiskan waktu luang, karena pandemi kesehatan global," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2020).

Social distancing dan pembatasan perjalanan di tengah pandemi virus Corona telah mengubah rutinitas harian dan cara konsumen bekerja, berbelanja, dan bermain. Marketer perlu mengakui kenyataan baru ini dan menyesuaikan kampanye mereka dengan pola interaksi pembeli dengan pelaku bisnis dan satu sama lain.

Dengan meningkatnya ketergantungan pada e-commerce di masa ini, menurut Lemaire, brand dan pelaku retail harus memastikan jaringan logistik dan kapasitasnya cukup kuat. "Serta memastikan stok barang lengkap untuk memenuhi pertumbuhan permintaan untuk perdagangan daring,” ucapnya.

Khusus tren di sekitar Ramadan selama beberapa tahun sebelumnya di Asia Tenggara yang meliputi Indonesia dan Malaysia, peningkatan penjualan mencapai puncaknya pada minggu ketiga untuk 2018 dan 2019. “Tahun lalu, Malaysia dan Indonesia khususnya, melihat traksi yang lebih besar dengan kenaikan 106 persen, dibandingkan dengan peningkatan 90 persen pada 2018,” ujar Lemaire.

Di Indonesia, trafik harian yang dicatat dalam indeks dan penjualan untuk retail online melonjak sebesar 115 persen pada 2019 dibandingkan dengan 2018, yang naik 44 persen. “Pembeli juga lebih aktif seminggu sebelum Ramadan dan minggu pertama Ramadan pada 2019, bila dibandingkan dengan 2018," tambahnya.

Dari catatannya, penjualan ritel online di Asia Tenggara mengalami peningkatan yang lebih tinggi tahun ini dibandingkan 2019, dengan peningkatan penjualan tertinggi terlihat pada minggu 23 Maret sebesar 82 persen. Angka ini bakal meningkat dengan momen Ramadan yang akan datang karena pembeli akan lebih memprioritaskan kebutuhan untuk ekonomi social distancing, lebih dari sekedar kegiatan keagamaan.

Data belanja online selama Ramadan sebelumnya dari Criteo telah menunjukkan bahwa kategori produk teratas biasanya adalah pakaian, kesehatan dan kecantikan, elektronik, mainan dan game serta produk rumah tangga. kbc10

Bagikan artikel ini: