Ada pandemi Covid-19, Blue Bird tunda belanja 200 unit mobil listrik

Senin, 20 April 2020 | 23:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Manajemen PT Blue Bird Tbk. (BIRD) memutuskan untuk menangguhkan rencana investasi pembelian 200 unit mobil listrik senilai US$8 juta sembari menunggu pemulihan ekonomi yang tengah tertekan pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Hal itu ditegaskan Direktur BIRD Adrianto Djokosoetono, Senin (20/4/2020). Perseroan ini bisa disebut sebagai taksi pertama di Indonesia yang mendukung upaya penggunaan mobil listrik.

"Terkait dengan penambahan kendaraan listrik ditangguhkan karena masih melihat perkembangan pemulihan ekonomi nasional. (Penambahan akan dilakukan) segera setelah ekonomi sudah menunjukkan pemulihan," jelasnya.

Perusahaan taksi ini rencananya mengucurkan investasi hingga US$8 juta untuk penambahan 200 unit taksi listrik pada 2020. Awalnya,realisasi pembelian taksi listrik tersebut paling cepat pada kuartal I/2020, bergantung ketersediaan armada dari produsen.

Pihaknya mengklaim telah mengantongi dua kreditur dari perbankan yang siap berinvestasi pada kendaraan listrik. Kedua perbankan tersebut terdiri atas swasta dan BUMN yang telah menyatakan siap untuk memberikan fasilitas kredit khusus untuk Blue Bird.

Andre menegaskan pihaknya masih melakukan evaluasi seluruh investasinya karena kondisi yang terus berubah. Namun, pihaknya tetap berupaya membuat aktivitas bisnis tetap dapat berjalan dengan membuat layanan jasa terbaru terkait pengiriman barang.

"Kami juga melakukan beberapa inisiatif seperti delivery dan concierge service untuk kebutuhan masyarakat agar tetap di rumah," ujarnya.

Blue Bird sebelumnya memperkenalkan program BirdKirim, sebagai layanan lanjutan pengantaran logistik yang sebelumnya diluncurkan Bluebird COD (Chat-Order-Delivery) yang sebelumnya telah diluncurkan.

BirdKirim menawarkan opsi tambahan bagi konsumen yang ingin mendapatkan layanan pengantaran logistik dengan melakukan pemesanan melalui aplikasi MyBluebird. kbc10

Bagikan artikel ini: