Keren! Kadin Surabaya ajak industri lokal produksi alat canggih ini untuk cegah penyebaran Covid-19

Jum'at, 24 April 2020 | 10:22 WIB ET

SURABAYA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya bersama pelaku industri dalam negeri berkolaborasi memproduksi touchless hand sanitizer automatic spray system untuk membantu mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Ketua Kadin Surabaya M. Ali Affandi mengatakan, pandemi Covid-19 memang membuat dunia usaha terpukul. Meski demikian, inovasi dan kreativitas tidak boleh mundur.

”Inovasi dan kreativitas dunia usaha justru sangat penting dan diuji dalam masa-masa sulit seperti saat ini. Oleh karena itu, Kadin Surabaya berinisiatif untuk mendorong industri dalam negeri di Surabaya agar terus berinovasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku,” ujar Andi, sapaan akrab Ali Affandi.

Salah satu yang dilakukan adalah memproduksi boks penyemprot hand sanitizer dan cuci tangan otomatis yang bekerja tanpa sentuhan tangan dengan pemanfaatan teknologi. Sistem itu diadopsi untuk menjamin higienitas karena semua dilakukan tanpa sentuhan tangan.

”Kadin Surabaya bersyukur, salah satu pelaku industri dalam negeri, yaitu Daiva Group, berinisiatif memproduksi boks canggih ini yang akan sangat membantu semua pihak dalam menjalankan protokol kesehatan, yaitu membersihkan tangan setiap sebelum dan selesai melakukan aktivitas,” ujarnya.

Andi mengapresiasi inovasi pelaku industri yang berbasis di Surabaya tersebut. Sebab, boks yang diciptakan bisa menjalankan tiga fungsi sekaligus, yaitu untuk penyemprotan hand sanitizer, sarana cuci tangan, dan sekaligus pengering tangan.

”Kadin Surabaya terus mendukung inovasi industri manufaktur dalam negeri agar ikut berkontribusi menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memerangi Covid-19 saat ini,” ujar Andi.

Sangat Efisien

Direktur Daiva Group Mega Mahendra menambahkan, produk yang dihasilkannya juga sangat efisien. Dari sisi energi listrik, konsumsinya sangat minim.

”Juga sangat efisien karena tidak memerlukan perawatan atau penggantian kran, karena dipastikan tidak ada penggunaan kran manual. Selain itu, botol sabun atau hand sanitizernya tidak akan hilang karena berada di dalam boks mesin. Ini jadi solusi di tengah banyaknya sabun yang hilang di wastafel portabel yang dipasang di berbagai fasilitas umum di kabupaten/kota se-Indonesia,” ujarnya.

Dia menjelaskan, produk yang dinamai ”D`Boxter” tersebut juga simpel dan tidak memakan banyak tempat dengan dimensi 120 cm x 60 cm x 120cm. Kendati demikian, penggunaannya maksimal karena bisa dimanfaatkan tiga user dalam satu waktu.

”Dan kami menggunakan sensor ultrasonic untuk hand sanitizer, hand wash, sekaligus hand dryer,” ujar Mega.

Dia memastikan produk tersebut juga efisien dalam konsumsi bahan sabun, hand sanitizer, maupun air.

”Sudah kami riset dan uji coba. Misalnya untuk penggunaan 175 orang, air yang diperlukan 20 liter dengan D`Boxter ini. Padahal kalau pakai kran manual bisa 300 liter,” ujar Mega.

Kemudian penggunaan hand soap, dengan memakai D`Boxter menghabiskan 500 mililiter untuk 250 orang. Sedangkan jika manual harus menghabiskan 1.000 mililiter hand soap.

Adapun untuk penggunaan hand sanitizer, dibutuhkan 500 mililiter untuk penggunaan 1.000 orang. Sedangkan jika manual harus menghabiskan 1.000 mililiter sanitizer.

”Kami ikhtiarkan ini untuk membantu masyarakat, sehingga harganya kompetitif. Khusus anggota Kadin, harganya hanya Rp 8 juta. Ini juga sangat cocok untuk CSR swasta/BUMN atau program pemerintah. Kontak untuk pemesanan produk bisa ke Saudara Agitya 089662322883 dan Satrio 089510371390. 10% keuntungan akan kami donasikan untuk penanganan Covid-19,” ujar Mega. kbc9

Bagikan artikel ini: