ADB utangi Indonesia Rp23 triliun untuk tangani penyebaran Covid-19

Jum'at, 24 April 2020 | 11:15 WIB ET
(istimewa/AFP)
(istimewa/AFP)

JAKARTA - Bank Pembangunan Asia alias Asian Development Bank (ADB) mengucurkan utang senilai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp23 triliun untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

Presiden ADB Masatsugu Asakawa mengatakan, dukungan anggaran dari ADB diharapkan bisa membantu membantu pemerintah Indonesia mengatasi tantangan Covid-19 dengan berfokus kepada kelompok miskin dan rentan miskin, termasuk kaum perempuan.

"Pembiayaan ini merupakan bagian dari dukungan ADB untuk membantu Indonesia dalam merespons wabah Covid-19 yang dikoordinasikan dengan mitra pembangunan lain," ujar Masatsugu dalam keterangannya.

Adapun utang ini berasal dari opsi respons pandemi Covid-19 yang diinisiasi oleh ADB. Yaitu, berupa fasilitas dukungan kontrasiklus yang menjadi bagian dari paket bantuan senilai US$ 20 miliar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawari mengatakan, dukungan dari ADB akan sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan langkah-langkah menyeluruh untuk memitigasi dampak pandemi ini.

"Kami menghargai cepatnya respons ADB dan eratnya komunikasi dengan pemerintah untuk membantu kebutuhan mendesak di Indonesia," tandas Sri Mulyani. kbc12

Bagikan artikel ini: