iPhone SE kal jadi penyelamat Apple di tengah pandemi Covid-19?

Jum'at, 24 April 2020 | 11:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah lesunya pasar akibat pandemi Covid-19, analis TF Securities, Ming-Chi Kuo, memprediksi bahwa iPhone SE murah terbaru Apple akan menjual lebih baik dari yang diharapkan, berdasarkan analisis waktu pengiriman, menurut catatan penelitian baru.

Meski disebut akan laris, Kuo masih memperkirakan bahwa pengiriman iPhone pada kuartal yang berakhir pada Juni dapat turun 20% atau 25% tahun-ke-tahun karena berkurangnya permintaan akibat pandemi Covid-19.

"Tantangan paling sulit dari Covid-19 untuk merek ponsel cerdas adalah dampak negatif pada kepercayaan konsumen atau daya beli setelah wabah pandemi, yang mengakibatkan konsumen lebih memilih untuk memilih model harga/spesifikasi yang lebih rendah atau berhenti membeli ponsel pintar," tulis Kuo seperti dikutip dari CNBC, Kamis (23/4/2020).

Apple memperingatkan pada Februari lalu bahwa mereka tidak akan memenuhi target penjualan pada kuartal Maret karena berkurangnya permintaan di China serta masalah produksi yang berasal dari respons China terhadap Covid-19.

Pada akhirnya, Kuo tidak optimis tentang penjualan iPhone pada kuartal Juni karena negara-negara di seluruh dunia telah terkunci untuk memperlambat penyebaran Covid-19, yang merusak kepercayaan dan permintaan konsumen.

"Kami memotong estimasi pengiriman iPhone kuartal kedua 2020 sebesar 30% menjadi 35-37 juta unit karena dampak negatif dari Covid-19. Akan teapi, itu mungkin memiliki risiko penurunan lebih lanjut," tulis Kuo.

Kuo berpendapat investor di Apple dan rantai pasokannya harus lebih fokus pada efek yang dimiliki Covid-19 pada permintaan konsumen, bukan kemampuan Apple untuk meluncurkan produk baru.  Apple secara historis telah merilis iPhone baru pada bulan September. Apple juga dapat menunda model iPhone yang direncanakan untuk musim semi 2021 hingga musim gugur, menurut Kuo. kbc10

Bagikan artikel ini: