PTPN XI targetkan giling 2020 dimulai bulan Juni

Jum'at, 1 Mei 2020 | 10:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ditengah pandemi Covid-19 PTPN XI agroindustri gula memastikan siap melaksanakan giling 2020 yang direncanakan bulan Juni. Hal ini dilakukan sebagai upaya memenuhi ketahanan pangan khususnya komoditas gula. Terlebih awal tahun ini harga gula naik diatas HET dikarenakan stok gula menipis.

Humas PTPN XI, Brilliant Johan Anugerah mengatakan bahwa gling ditentukan oleh beberapa hal diantaranya kesiapan pabrik dan kesiapan bahan baku tebu baik kualitas yakni masak dan kuantitas dari sisi jumlah.

"Untuk itu sudah diambil strategi agar tebu petani dapat terlayani tergiling seluruhnya di masing-masing,  masing-masing pabrik gula saling support di kewilayahannya,' ujar Brilliant di Surabaya, Kamis (30/4/2020).

Nun pelaksanaan giling pada tahun ini manh berbeda dengan tahun lalu, mengingat giling dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19. Untuk itu, PTPN XI berkomitmen melaksanakan protokol keamanan dengan tetap menjaga jarak (fisical distances), cek suhu tubuh, sering mencuci tangan dengan sabun hingga menggunakan masker.

"Giling tahun 2020 ini PTPN XI mentargetkan produksi gula GKP kisaran tigaratus ribu ton dengan rendemen 7 persen, tegasnya.

Cegah penyebaran Covid-19

Disisi lain, PTPN XI juga berkomitmen dalam melakukan pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 dengan memproduksi Handsanitizer melalui dari unit usahanya, yakni PASA. Djatiroto Lumajang. Pabrik alkohol dan spiritus tersebut memproduksi bio ethanol dengan memiliki kapasitas produksi sebesar 18.000 liter per hari dengan kualitas produk ethanol industrial grade 96 persen. Bahan baku dari bio ethanol tersebut adalah molasses produk samping produksi gula. 

Hand sanitizer tersebut berbahan dasar Alkohol/ethanol sebesar 80 persen, H2O2 (hidrogen peroksida) 0,125 persen, Glycerol 1,45 persen serta  Aquades hingga 100 persen.  Komposisi tersebut sesuai standar WHO dan telah diuji lab internal PASA sehingga efektif untuk menjaga kebersihan. Kapasitas produksi hand sanitizer saat ini untuk produk curah sebesar 2.000 liler per hari.

"Menghadapi pandemik Covid-19,  PTPN XI menggunakan ethanol tersebut sebagai bahan dasar handsanitizer dan digunakan sebagai bantuan kemanusiaan, salah satunya kepada insan pers. Profesi pers dalam masa pandemi saat ini sangat rentan terkontaminasi,  karena sering berinteraksi dengan banyak orang dalam hal ini narasumber berita. Meskipun kondisi seperti saat ini semangat insan pers dalam mengumpulkan dan menyajikan informasi kepada publik patut diapresiasi dan tak salah bila gelar pahlawan informasi disematkan kepada insan pers," ujarnya.

Untuk itu sebagai bagian dari apresiasi PT Perkebunan Nusantara XI membekali para mitra insan pers dengan masker dan handzanitizer  dengan harapan meminimalisasi insan pers dari penularan Virus Corona dalam menjalankan tugasnya.

Sedangkan masker yang dibagikan merupakan buatan dari umkm mitra binaan PTPN XI di Surabaya. Pembuatannya memenuhi standar dan diawasi sehingga kualitasnya pun terjamin. Hal ini termasuk dalam pemberdayaan terutama aspek ekonomi para mitra khususnya dampak dari pandemi. Selain dari PTPN XI umkm mitra binaan tersebut juga menerima pesanan masker dari instansi lain.kbc6

Bagikan artikel ini: