Dokter kreator TikTok ini bagikan tips agar tak loyo selama puasa

Sabtu, 2 Mei 2020 | 14:07 WIB ET

UMAT muslim di dunia saat ini tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang menuntut daya tahan tubuh prima, mereka harus menahan lapar dan haus selama seharian penuh.

Menjalani ibadah puasa yang tidak makan dan minum selama lebih dari setengah hari, memang terkadang membuat kita merasa lemas dan cepat mengantuk.

Namun tahukah Anda, ternyata ada berbagai trik yang bisa kita lakukan agar bisa tetap segar dan sehat selama berpuasa lho.

Dion Haryadi, seorang dokter yang juga kreator yang aktif di TikTok, memberikan berbagai tips di akun TikTok-nya yang mungkin dapat kita terapkan. Demikian seperti dikirimkan melalui keterangan tertulis, Jumat (1/5/2020).

Apa saja kiatnya?

1. Ciptakan kebiasaan baik

Menurut dokter asal Batam ini, bulan puasa adalah waktu yang tepat membangun kebiasaan baik, dengan target yang jelas dan perencanaan yang matang. Contohnya, kurangi konsumsi minuman manis dimulai dengan menurunkan frekuensi minum dari kali perhari, jadi dua kali per minggu.

2. Jangan langsung berbuka puasa dengan makanan berat

Dengan menjalankan puasa, frekuensi makan kita akan otomatis berkurang, begitu pun kalori  yang masuk ke tubuh akan berkurang dan berat badan pun bisa turun. Tapi yang sering terjadi, saat berbuka, kita langsung makan berat dan banyak. Nah, dr. Dion menyarankan untuk cukup minum air putih dan buah yang tinggi serat dan gula seperti kurma untuk mengembalikan kadar gula darah.

3. Mengatur porsi makanan demi gizi seimbang

Untuk mendapatkan gizi seimbang yang juga mengenyangkan, bagi piring jadi enam bagian, dua bagian untuk karbohidrat, satu bagian untuk sumber protein seperti daging, ikan, ayam, dan lainnya; dua bagian untuk sayur-sayuran; dan satu bagian untuk buah-buahan. 

4. Pilih menu sahur dengan glycemic index tidak terlalu tinggi

Saat sahur sebaiknya tidak makan menu dengan glycemic index atau kadar gula yang terlalu tinggi, sehingga saat berpuasa nanti penurunan kadar gulanya tidak menurun terlalu drastis. Caranya adalah menggabungkan makanan dengan glycemic index yang tinggi seperti nasi putih, dengan yang glycemic index rendah seperti daging dan sayuran. 

5. Jangan mager!

Di tengah pandemi Covid-19 ini, kita malah justru harus lebih memperhatikan aktivitas fisik, meskipun hanya berjalan-jalan di dalam rumah ataupun membersihkan kamar. Dokter Dion menyarankan waktu yang tepat untuk berolahraga adalah 30 menit sebelum buka puasa atau 2-3 jam setelah berbuka dengan makanan berat. Tapi tidak perlu olahraga yang berat, cukup yang berintensitas rendah dan sesuai dengan kemampuan masing-masing. 

Dion Haryadi sendiri mengaku telah memanfaatkan TikTok untuk membagikan konten kesehatan dan pola hidup sehat selama satu tahun.

“Saat ini, orang lebih menyukai konten yang singkat. Saya lihat TikTok memanfaatkan kondisi ini dengan menghadirkan editing tools yang lengkap, sehingga saya bisa membuat konten menarik dengan mudah dan sederhana. Hal ini juga mendukung saya untuk menyebarkan hal-hal positif, salah satunya tips menjaga kesehatan di bulan puasa ini," jelasnya

Head of Content and User Operations TikTok Indonesia, Angga Anugrah Putra mengatakan, TikTok sangat mendorong penggunanya agar tetap produktif selama pandemi berlangsung, dengan meluncurkan program #samasamadirumah, di mana pengguna membagikan kegiatan mereka sehari-hari selama karantina di rumah, mulai dari masak hingga berolahraga.

“Tips yang diberikan oleh dr. Dion ini selain bermanfaat untuk teman-teman yang menjalankan puasa, namun juga semoga dapat menginspirasi pengguna lain untuk saling membagikan tips yang berguna bagi pengguna lainnya,” ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: