Mbah Minto dan Ucup Klaten, YouTuber yang viral di tengah pandemi Covid-19

Senin, 4 Mei 2020 | 22:24 WIB ET

VIDEO parodi bertema gagal mudik karena pandemi virus corona (Covid-19) belakangan ramai berseliweran di media sosial. Video-video ini menampilkan interaksi antara anak dan ibu yang diperankan seorang YouTuber, Muhammad Sofyan alias Ucup Klaten dengan Mbah Minto.

Berkat videonya yang viral, kini sosok perempuan sepuh asal Bayat, Klaten itu ramai diperbincangkan banyak orang. Aksi kocak dan lugu Mbah Minto dalam setiap videonya mampu menghibur mereka yang tidak bisa mudik dan mengurangi rasa jenuh saat di rumah saja.

Pada salah satu video parodi yang diunggah ke akun YouTube Ucup Klaten, Mbah Minto melarang anaknya mudik agar tidak menyebarluaskan virus. Ia memaksa anaknya untuk tetap berada di perantauan namun dengan catatan tetap mengirimkan uang ke kampung.

Video berdurasi 6 menit 27 detik itu hingga Minggu (3/5/2020) telah ditonton lebih dari 1,5 juta orang sejak pertama tayang pada 22 April lalu. Selain lewat YouTube Ucup Klaten juga memposting video-video parodinya bersama Mbah Minto di akun Instagram @ucup_jbsklaten.

Menyampaikan pesan dengan cara kocak dan sederhana membuat video-video parodi Mbah Minto selalu berhasil menghibur. Bahkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beberapa kali mengunggah ulang video parodi Mbah Minto dan Ucup Klaten di akun Instagram pribadinya.

Kolaborasi Mbah Minto dan Ucup Klaten yang merupakan tetangga satu kampung ini mendulang kesuksesan. Beragam respons warganet membanjiri kolom komentar. Banyak yang memuji akting wanita 70 tahun tersebut. Tak sedikit juga yang jadi teringat akan sosok ibu dan mendoakan agar Mbah Minto selalu diberi kesehatan.  

Bagaimana sebenarnya awal munculnya video-video menghibur itu, menurut Ucup, sang kreator, dirinya sudah membuat konten di YouTube sekitar 1,5 tahun lalu. Konten yang dibuat rata-rata tentang hal gokil soal anak muda yang patah hati bercinta.

Ucup mengakui, sebelum mengajak Mbah Minto, dirinya sudah membuat beberapa konten lelucon atau dagelan. Hasilnya lumayan sebab sudah banyak followers dan subscribers.

"Sebelum yang kemarin (Gagal Mudik), subscribers sudah 100.000 dan followers IG sudah 45.000. Sebelum itu videonya si mbah yang viral juga sudah banyak tapi tidak se booming ini karena Corona itu masalah nasional," lanjut Ucup.

Selain melibatkan Mbah Minto, terang Ucup, dia juga melibatkan beberapa anak muda di desanya. Setiap membuat video yang terlibat diberikan uang.

"Selain Mbah Minto ada Mbah lain. Tapi Mbah Minto kan gampang viralnya, seperti video 'penak zaman Soeharto atau sekarang' dan itu viralnya sampai Ambon dan Kalimantan," terang Ucup.

Setelah video dagelan dengan Mbah Minto viral, jelas Ucup banyak yang endorse dari berbagai produk dan instansi. Diminta membuat video diselipkan iklan.

"Dari produk produk dan instansi juga banyak pesan dibuatkan video diselipkan iklan. Tapi sementara ini masih sendiri," ungkap Ucup. kbc10

Bagikan artikel ini: