Jaga pasokan industri, Kemenperin minta kemudahan impor daging

Selasa, 5 Mei 2020 | 06:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan agar kalangan industri pengolahan daging di dalam negeri mendapatkan kemudahan bahan baku dengan harga yang kompetitif.

Hal ini dimaksudkan untuk memacu produktivitas industri agar mampu memasok kebutuhan pangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

"Agar industri pengolahan daging kita semakin produktif dan berdaya saing, kami telah mengusulkan untuk diberi akses impor bahan baku daging secara langsung dan dipisahkan antara kebutuhan industri dengan kebutuhan konsumsi," kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Abdul Rochim melalui keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).

Rochim menjelaskan, ketersediaan stok bahan baku sangat dibutuhkan bagi industri pengolahan daging. Sebab, ditengah pandemi ini permintaan produk daging olahan di pasar masih tinggi.

Bahkan, menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah permintaan akan produk tersebut akan terus meningkat hingga 302,3 juta ton. Di sisi lain industri pengolahan daging juga turut terdampak pandemi virus corona yang kian meluas.

Misalnya, terjadi penurunan permintaan dari pedagang makanan yang berjualan di lokasi wisata, sekolah, atau tempat umum lainnya. Beruntung permintaan dari konsumen rumah tangga terus meningkat, terlebih banyak e-commerce yang menyediakan produk daging olahan.

Rochim pun menegaskan, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh sektor industri binaan yang saat ini masih beroperasi agar dapat mematuhi penerapan protokol kesehatan. Hal ini bertujuan memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya asal kota Wuhan di Indonesia.

"Kami memandang industri pengolahan daging memiliki pola produksi yang sudah modern dan berstandar. Sehingga implementasi dari protokol kesehatan ini tidak menghambat produktivitas dan operasional industri pengolahan daging," imbuhnya. kbc10

Bagikan artikel ini: