Kopi Kenangan disiram duit Rp1,6 triliun dari orang kaya Hong Kong hingga bos Facebook

Rabu, 13 Mei 2020 | 07:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kopi Kenangan baru saja mendapatkan pendanaan terbaru senilai US$109 juta atau setara Rp 1,635 triliun (kurs Rp 15.000/US$). Pendanaan terbaru ini masuk ke dalam pembiayaan Seri B yang dipimpin oleh Sequoia Capital India.

Investor lain yang ikut dalam pendanaan Seri B ini di antaranya B Capital, Horizon Venture, Verlinvest, Kunlun, dan Sofina serta investor pendanaan awal Kopi Kenangan yang kembali ikut serta dalam pendanaan seri B yaitu Alpha JWC.

Dalam pembiayaan terbaru ini, nama orang terkaya di Hong Kong, Li Ka Shing ikut menanamkan uangnya di Kopi Kenangan melalui Horizon Venture. Ada juga nama salah satu pendiri Facebook Eduardo Saverin. Eduardo yang masuk melalui perusahaan investasinya yakni B Capital.

Dengan investasi ini, Eduardo bakal masuk dalam salah satu jajaran direksi, membawa kepemimpinannya yang serba bisa dan transformasional kepada tim Kopi Kenangan.

"Saya menantikan kerja sama dengan Kopi Kenangan untuk membangun brand global yang merayakan cita rasa Indonesia dan Asia Tenggara," kata Eduardo seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa (12/5/2020).

Pendiri dan CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata menyampaikan bahwa pendanaan ini rencananya akan dipakai untuk memperkuat operasi ritel minuman ini di Indonesia, meluncurkan produk baru, berinvestasi dalam teknologi agar dapat melayani pelanggan dengan lebih baik, serta berbagai upaya untuk melindungi karyawan di tengah pandemi Covid-19.

"Kesejahteraan karyawan adalah prioritas dan kami berinvestasi dalam keselamatan mereka dengan meningkatkan manfaat kesehatan serta memberikan lebih banyak pelatihan untuk membantu mereka mengatasi perubahan besar ini," katanya.

Kopi Kenangan saat ini memiliki 3.000 karyawan dan harapannya dapat memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan di kota dan kabupaten di Indonesia seiring pembukaan toko baru.

Kopi Kenangan juga berkomitmen untuk membantu para pengusaha F&B lokal dengan teknologi, investasi, dan bimbingan melalui program akselerator untuk industri makanan, Digitarasa.

Terdapat juga akademi pelatihan baru untuk barista dan pekerja di sektor F&B agar dapat melatih diri mereka lagi dalam menghadapi lanskap yang sedang berubah-ubah.

Saat ini, Kopi Kenangan mengoperasikan 324 toko di berbagai wilayah Indonesia dan menjangkau lebih dari satu juta pelanggan melalui aplikasi selulernya yang baru-baru ini menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh dan berperingkat tertinggi dalam kategori makanan dan minuman (F&B) di Indonesia. Kopi Kenangan mengestimasikan untuk membuka sampai 500 toko pada akhir 2020.

Untuk diketahui, pendanaan baru ini mengikuti pendanaan Seri A Kopi Kenangan senilai US$20 juta pada Juni 2019 yang dipimpin oleh Sequoia Capital dan pendanaan awal pada 2018 yang dipimpin oleh investor lokal Alpha JWC.

Pada Desember 2019, Kopi Kenangan juga mengumumkan perluasan pendanaan Seri A dengan investasi tambahan dari antara lain Arrive, perusahaan Roc Nation, Serena Ventures, pemain basket ternama Caris LeVert, dan CEO & Co-Founder Sweetgreen Jonathan Neman. kbc10

Bagikan artikel ini: