OJK catat 3,42 juta nasabah UMKM terima restrukturisasi kredit perbankan

Sabtu, 16 Mei 2020 | 06:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak 3,88 juta debitur usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan non UMKM dengan nilai Rp336,9 triliun telah memperoleh restrukturisasi kredit oleh perbankan.

Dari jumlah tersebut total restrukturisasi khusus pelaku UMKM senilai Rp167,1 triliun dengan jumlah debitur 3,42 juta.

"UMKM yang sudah mendapatkan restrukturisasi jumlahnya Rp167,1 triliun dengan jumlah 3,42 juga debitur, " kata Ketua OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Jumlah ini akan terus berubah sesuai dengan jumlah bank yang sudah melaporkan. Dia menyebut semua bank sudah berkomitmen akan melaporkan jumlah restrukturisasi yang telah dilakukan. Setidaknya sudah ada 88 bank yang mengimplementasikan POJK terkait restrukturisasi.

Sementara itu, yang mengajukan restrukturisasi kontrak pada industri keuangan sebanyak 2,2 juta kontrak. Namun dari jumlah pemohon tersebut hanya 1,48 juta kontrak yang disetujui. Adapun nilai kontrak yang direstrukturisasi senilai Rp44,61 triliun.

"Lembaga keuangan yang sudah mendapatkan restrukturisasi kontrak sebanyak 1,4 juta nasabah dengan nilai Rp44,61 triliun," kata Wimboh.

Dia menambahkan dari 183 perusahaan, sudah ada 180 perusahaan menerima permohonan restrukturisasi. Mereka juga sudah menyerahkan laporannya kepada OJK terkait pelaksanaan restrukturisasi.

Wimboh mengatakan ada berbagai tantangan di lapangan terkait pelaksanaan restrukturisasi. Mulai dari perbedaan persepsi yang terjadi di masyarakat karena kurang memahami aturan. Di segi industri, masih ada yang berpedoman pada SOP lama sehingga cenderung memakan waktu dan birokrasi.

Terakhir, adanya Pemda yang menetapkan penundaan penagihan kredit dari ASN atau pun pengemudi online yang tidak berhubungan langsung dengan perusahaan pembiayaan. kbc10

Bagikan artikel ini: