Terhempas pandemi Covid-19, industri otomotif butuh waktu lama kembali bangkit

Rabu, 20 Mei 2020 | 11:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi Covid-19 ikut mengganggu industri otomotif global termasuk di Indonesia. Hal ini bisa terlihat dari anjloknya penjualan mobil pada April 2020.

Pengamat industri otomotif Bebin Djuana menilai, dampak tersebut tidak bisa dihindari, sebab virus Covid-19 tidak hanya menyebar di Indonesia tapi juga seluruh dunia. "Artinya, kalau dulu pernah terjadi penjualan buruk di dalam negeri, tapi masih bisa ekspor. Kalau sekarang ekspor pun mandek," katanya, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, saat ini perusahaan harus bisa bertahan di tengah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan yang berusaha dihindari dan stok barang yang menumpuk. Ia menambahkan, menumpuknya stok mobil dan motor di gudang dan di lapangan, merupakan masalah tersendiri. 

"Harus berhati-hati, dalam arti akan menjadi rusak. Kalau dalam kondisi normal (stok barang) sekitar sebulan atau 45 hari. Sekarang stok yang ada bisa sampai enam bulan, syukur-syukur kalau bisa habis akhir tahun, ini problem besar," tuturnya. 

Bebin melanjutkan, meski nantinya pandemi mulai berangsur membaik, industri otomotif tidak bisa langsung kembali hidup. Hal itu karena, mobil bukanlah kebutuhan pokok yang harus didahulukan. 

"Ketika nanti dikatakan ekonomi berangsur pulih, otomotif akan belakangan. Kelihatannya sangat suram dan butuh waktu lama untuk kembali ke kondisi penjualan normal, even Desember mungkin belum bisa dikatakan normal," kata dia. 

Walau begitu, Bebin memperkirakan, industri otomotif akan mulai bergeliat sekitar Agustus mendatang. "Agustus mulai ada tanda pergerakan, terutama dari pengalaman masa lalu, industri otomotif kita punya anomali unik yang bisa memacu penjualan. Kita harapkan ada hal-hal positif yang dapat membantu penjualan," ujarnya. 

Dia berharap perekonomian segera bergulir supaya industri otomotif mampu segera bangkit. Hal itu mengingat, stok barang setiap merek mobil dan motor sangat banyak. kbc10

Bagikan artikel ini: