Bisnis paling awet di masa depan usai pandemi Covid-19, Sandi Uno: Jamu!

Rabu, 20 Mei 2020 | 20:31 WIB ET

SURABAYA – Tokoh kewirausahaan sosial, Sandiaga Uno, optimistis Indonesia bisa bangkit dan memasuki new normal pasca-pandemi Covid-19. Menurut mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tersebut, banyak peluang bisnis yang bisa dilirik untuk dikembangkan.

Dalam webinar bertema ”New Normal: Growth Strategy in Disruptive Era” yang digelar Kadin Surabaya, Rabu (21/5/2020), Sandi mendapat pertanyaan dari salah seorang pengusaha Surabaya, yaitu bisnis apa yang punya prospek dan relatif awet di masa pandemi dan new normal ke depan.

”Jamu,” tegas Sandiaga Uno dalam webinar yang dimoderatori Ketua Umum Kadin Surabaya M. Ali Affandi tersebut.

Menurut Sandi, besarnya prospek bisnis jamu tidak terlepas dari perubahan gaya hidup masyarakat ketika nantinya memasuki era normal baru. Gaya hidup sehat akan menjadi prioritas masyarakat.

”Pola penanganan kesehatan pun berubah, dari rehabilitative-kuratif menjadi promotif-preventif. Sehingga bisnis yang terkait upaya pencegahan (dari penyakit) akan tumbuh, seperti masker, vitamin, termasuk jamu,” ujarnya.

Sandi meyakini jamu bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional. Jamu merupakan bagian dari kebudayaan dan kearifan lokal bangsa. Pengembangan industri jamu akan berdampak signifikan pada ekonomi lokal ketimbang suplemen atau vitamin pabrikan yang sebagian masih harus diimpor. Bahan jamu juga gampang dikembangkan, bisa dilakukan di mana-mana, seperti di pekarangan rumah.

Jamu diyakini bisa dikembangkan menjadi produk andalan ekonomi nasional yang dapat diekspor ke berbagai negara.

Tokoh kelahiran 28 Juni 1969 itu lantas menceritakan sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengalami lonjakan omzet dengan berbisnis jamu. Dia kenal seorang kolega UMKM yang omzet empon-emponnya melonjak dari biasanya Rp20 juta per bulan menjadi Rp100 juta saat pandemi.

”Kemudian saya kenal Pak Budi, pengusaha susu jahe di Jaksel, omzetnya juga naik 3-4 kali lipat,” jelasnya. kbc9

Bagikan artikel ini: