Gentai, menu anyar dari Kakkk Ayam Geprek yang viral di tengah pandemi Covid-19

Jum'at, 22 Mei 2020 | 21:28 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Beberapa pekan terakhir masyarakat ramai membicarakan salah satu menu unik namun akrab di lidah mereka dari restoran Kakkk Ayam Geprek.

Ya, restoran yang berpusat di Surabaya ini baru saja mengeluarkan menu yang langsung viral di media sosial. Menu baru ini dinamakan Gentai. Ini adalah kependekan dari geprek mentai.

Tak ayal, selain karena ingin mencoba dan memang taste-nya yang sesuai dengan lidah orang Indonesia, Gentai dari Kakkk Ayam Geprek laris manis di pasar.

Menurut salah satu Founder Kakkk Ayam Geprek, Ferry Setiawan, menu Gentai memang baru dirilis dii saat pandemi Covid-19, yang membuat pelaku usaha kuliner ikut terdampak, seiring dengan penerapan social distancing hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

"Dalam kondisi seperti itu, saya berpikir harus ada sesuatu yang bisa menyelamatkan lesunya penjualan. Akhirnya saya melihat bahwa saat ini lagi tren saos mentai. Nah, bagaimana jika bahan ini dipadu dengan ayam geprek. Akhirnya kami mencoba bikin menu ini," katanya di outlet Kakkk Ayam Geprek di kawasan Dharmawangsa Surabaya, Kamis (21/5/2020).

Baginya, sebagai pengusaha dituntut untuk terus berinovasi. Inovasi bisa diciptakan dari sebuah tren yang berkembang di masyarakat, namun tetap harus memiliki value.

Gentai sendiri dibuat dari perpaduan antara telur salmon dengan mayonaise bercampur ayam geprek. Agar rasanya sesuai dengan lidah orangg Indonesia, Ferry memadukannya dengan sambal bawang. "Dan ternyata rasanya masuk bagi lidah orang Indonesia. Dan tidak eneg. Jadi saya bisa katakan ini adalah menu pertama di Indonesia," tukasnya.

Tak berhenti di situ, untuk bisa mengenalkan menu baru itu, Ferry gencar mempromosikannya di media sosial. Dia melihat, di saat pandemi Covid-19 dimana masyarakat diharuskan bekerja dan belajar dari rumah, orang akan lebih banyak berinteraksi di media sosial.

"Dan benar saja, dalam waktu singkat Gentai dikenal konsumen bahkan menjadi viral, dan tentu permintaannya melonjak. Sebagai gambaran, di satu outlet kami saja rata-rata pesanan untuk Gentai mencapai 200 pack per hari. Dari sini, akhirnya outlet kami di kota lain pada minta menu ini," ungkap Ferry.

Terkait harga, dia menyebut untuk menu Gentai dibanderol Rp 35 ribu per pack. Harga ini memang wajar, mengingat bahan seperti telur salmon harus diimpor dan harganya tidak murah.

Asal tahu saja, Kakkk Ayam Geprek berdiri tahun 2014 dari sebuah warung ayam geprek lesehan di Surabaya. Berkat ketekunan dan kreativitas para pendiri, restoran ini kini terus berkembang dengan memiliki 14 outlet di 12 kota.

"Diantaranya Surabaya, Jakarta, Bali, Solo, dan Makassar," jelas Ferry.

Sebelum menu Gentai, Kakkk Ayam Geprek telah memiliki sejumlah menu, seperti ayam geprek dengan aneka 8 jenis sambal, mie ayam, hingga nasio goreng hitam. Dari semua menu yang disajikan, harga yang dipatok di kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 35 ribu.

"Jadi kita sudah pegang tiga bahan yang akrab di lidah orang Indonesia, yakni nasi, ayam, dan mie," tukas Ferry. kbc7

Bagikan artikel ini: