Lumpur genangi pabrik beton PPI

Selasa, 10 Maret 2009 | 13:18 WIB ET

SIDIARJO: Luberan lumpur Porong mulai mengkhawatirkan. Selain mengancam ruas arteri Porong menyusul jebolnya tanggul di titik 45, rembesan sudah mulai menggenangi pabrik beton milik PT Pasific Prestest Indonesia (PPI).

Pabrik yang bergerak dibidang konstruksi beton itu, merupakan satu-satunya pabrik yang masih bertahan di area dalam tanggul lumpur. "Saat ini, kami tengah mengevakuasi dokumen-dokumen penting," kata staf HRD (SDM) PT PPI, Didik Effendi, Selasa (10/3/09) seperti dilaporkan Antara.

Sementara untuk barang produksi seperti tiang pancang, dan juga peralatan berat lainnya, masih belum dievakuasi. "Untuk saat ini kami masih akan bertahan dan tidak mau pindah. Kami hanya akan mengevakuasi dokumen-dokumen penting," katanya.

Ia mengemukakan, langkah darurat yang dilakukan untuk mengantisipasi tingginya genangan air dari lumpur Lapindo, pihaknya akan melakukan penutupan rembesan aliran air dari tanggul. Sementara, untuk air lumpur akan dikuras dengan mesin pompa sampai air yang menggenang di dalam pabrik habis terkuras.

Luberan lumpur dari titik 45 yang berada di Kelurahan Jatirejo, Porong ini, juga mengalir ke barat dan hanya berjarak 500 meter dari Raya Arteri Porong. Hingga saat ini belum ada penanganan untuk menghentikan aliran lumpur ke arah barat itu. Jika kondisi ini terus berlangsung, ancaman terbesar adalah Jalan Raya Porong dan Rel KA akan ikut terendam lumpur. (kb1)

Bagikan artikel ini: