89 Proyek strategis nasional dorong pemulihan ekonomi

Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:34 WIB ET

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dari 245 proyek strategis nasional (PSN), pemerintah telah memilih sebanyak 89 proyek baru menjadi prioritas untuk segera dilakukan percepatan pelaksanaannya.

“Dari 245 proyek strategis nasional baru, yang memenuhi kriteria 89 proyek. Dengan demikian, 156 proyek belum direkomendasikan,” kata Airlangga Hartarto saat konferensi pers seusai menghadiri rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (29/5/2020).

Pemilihan proyek baru tersebut berdasarkan kriteria dari Presiden Jokowi yang menginginkan proyek yang masuk dalam daftar PSN baru dapat memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi, kepentingan masyarakat, dan pengembangan sosial ekonomi.

Dari 89 proyek baru tersebut, terdiri atas 56 proyek yang direkomendasikan merupakan proyek program usulan baru, 10 proyek perluasan, 15 proyek dikelompokkan program baru, dan 8 proyek ketenagalistrikan.

Dalam perincian berdasarkan alokasi anggaran dan jenis proyeknya, Airlangga Hartarto merincikan dari 89 proyek baru tersebut, ada 15 proyek terkait proyek jalan dan jembatan, 5 proyek bandara senilai Rp 5,66 triliun, 5 proyek kawasan industri Rp 327,2 triliun, 13 proyek bendungan irigasi sebesar Rp 71,8 triliun, satu proyek tanggul laut senilai Rp 5,6 triliun, 1 program dan 2 proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter).

Kemudian, ada 1 proyek penyediaan lahan gambut pangan di Kalimantan Tengah, 5 proyek pelabuhan, 6 proyek kereta api, 13 proyek kawasan perbatasan, 12 proyek energi, 6 proyek air bersih, 1 proyek pengelolaan sampah, serta 3 proyek pengembangan teknologi termasuk teknologi drone senilai Rp 27,17 triliun.

“Proyek yang 89 itu akan menjadi PSN baru, yang akan dikerjakan mulai 2020 hingga 2024, yang proyeknya terkait jalan, jembatan, bandara, kawasan industri, termasuk kawasan industri di Brebes, bendungan-irigasi, tanggul laut, program lahan untuk sawah, kemudian terkait dengan tiga proyek drone,” jelas Airlangga Hartarto.

Bagikan artikel ini: