Tetap eksis, Ciputra raup Rp130 miliar dari penjualan rumah lewat online

Senin, 1 Juni 2020 | 09:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Meski pandemi virus corona (Covid-19) telah mengganggu pasar sektor properti, namun para pengembang tak patah semangat dan terus berinovasi demi memacu penjualan.

Salah satu perusahaan pengembang, Grup Ciputra, terus memaksimalkan digital marketing. Misalnya, memaksimalkan iklan digital, presentasi online, online event/content, virtual tour, video call/tour dan video presentation.

Kemudian strategi customer relationship management (CRM) sebelum pembelian maupun setelah pembelian produk properti. Selanjutnya, Grup Ciputra menggelar online selling dengan merilis produk ke pasar ritel.

Bukan hanya itu, dalam memasarkan produknya, Grup Ciputra juga memaksimalkan jaringan dan brand mereka yang sudah cukup mengakar di masyarakat. Grup Ciputra memperkuat pemasaran online melalui CitraLink Marketing Community yang kini memiliki anggota lebih dari 8.000 member.

Dengan beragam upaya pemasaran online, hasilnya cukup memuaskan di masa pandemi corona. 

Selama periode 18 - 26 April 2020, Grup Ciputra berhasil meraup penjualan total Rp 130 miliar di Citra Maja Raya, dengan harga rata-rata Rp 250 juta per unit.

"Kami berhasil menjual 516 unit di Citra Maja Raya. Boleh dibilang, hasil ini merupakan penjualan online dengan jumlah peserta dan unit terbanyak di Indonesia," ungkap Associate Marketing Director PT Ciputra Residence, Yance Onggo, dalam forum diskusi virtual bertajuk MarkPlus Industry Rountable Sektor Properti, akhir pekan lalu.

Bukan hanya di segmen lower middle, Grup Ciputra juga mampu memaksimalkan penjualan di segmen middle high. Pada Mei tahun ini, Ciputra mampu membukukan penjualan Rp 55 miliar di CitraGarden Puri Jakarta Barat dengan harga rata-rata Rp 2,5 miliar per unit.

Yance bilang, kepercayaan konsumen pada brand menjadi salah satu alasan mengapa pengembang besar masih bisa mencatatkan penjualan.

“Karena orang perlu kepastian di tengah banyaknya ketidakpastian ini. Pengembang yang sudah ternama akan lebih dipercaya para konsumen karena sudah jelas kinerjanya di masa-masa sebelum pandemi,” ungkap dia.

Grup Ciputra membidik dua segmen pembeli yang berbeda di tengah pandemi corona. Mereka memilih pembeli rumah anyar sebagai target konsumen. “Target kami adalah pembeli rumah pertama,” kata Direktur PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Tulus Santoso.

Tahun ini, Ciputra Development membidik pra penjualan atau marketing sales Rp 6,1 triliun hingga Rp 6,7 triliun. CTRA mengalokasikan dana belanja modal sebesar Rp 1 triliun di sepanjang 2020. kbc10

Bagikan artikel ini: