Nenek 105 tahun berhasil sembuh dari Covid-19, ini rahasianya

Rabu, 3 Juni 2020 | 11:00 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kisah perjuangan nenek Kamtin berusia 105 tahun yang berhasil sembuh dari Covid-19 menyisakan sejumlah cerita inspiratif. Keteguhan dan kesabaran nenek asal Jalan Gresik PPI Surabaya tersebut selama berjuang melawan virus corona yang dideritanya menjadi inspirasi. Nenek Kamtin dengan teguh dan sabar menjalani masa perawatan di ruang isolasi RS PHC Surabaya.

Disampaikan oleh Dokter Tjipto Wibowo, SpP salah satu dokter spesialis paru di Rumah Sakit PHC Surabaya yang menangani nenek Kamtin, dirinya melihat nenek Kamtim berbeda dibandingkan dengan pasien lainnya yang ia tangangi. Di usianya yang sudah lebih dari satu abad, nenek Kamtin nampak sangat memperhatikan kebersihan diri, hal tersebut ditunjukkan dengan selalu rutin membersihkan diri secara berkala setiap harinya.

Tak hanya itu, selama perawatan sang nenek juga dikenal selalu menjaga pola makan dan pola istirahat cukup sambil sesekali melakukan olahraga ringan di ruang isolasi. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan bantuan dari para tenaga medis yang bersiaga selama 24 jam.

Dokter Tjipto Wibowo menyampaikan, sebelumnya tim medis sempat mengalami kesulitan merawat nenek Kamtin, mengingat usia sang pasien yang lebih dari satu abad. Para medis harus bekerja lebih keras dan hati hati dalam merawat pasien, belum lagi kurangnya edukasi jenis penyakit yang diderita pasien beserta pola penanganannya membuat para tenaga medis harus dengan sabar dan hati-hati memberikan penangananan pada nenek Kamtim.  

“Sebelumnya kami sempat kesulitan memberikan perawatan sesuai protokol Covid-19 kepada nenek Kamtim, hal tesebut dikarenakan usia pasien yang sudah lanjut membuatnya kurang memahami protokol kesehatan yang harus kami lakukan selama perawatan, namun berkat kesabaran dan ketekunan tim medis akhirnya perawatan sesuai protokol semestinya bisa kami lakukan. Beruntung selama perawatan pasien terus menunjukkan semangat kesembuhan yang luar biasa dengan selalu menjaga pola makan dan istirahat serta menjaga kebersihan selama perawatan," kata Dokter Tjipto Wibowo, Selasa (2/6/2020) petang.

Direktur Utama RS PHC Abdul Rofid Fanany menyampaikan, pihaknya memang secara khusus memberikan perhatian pada nenek Kamti, selama dirawat di RS PHC, dengan mempertimbangkan usianya.

"Kami awalnya sempat kaget mengetahui kami mendapat pasien terkonfirmasi Covid-19 yang berusia lebih dari 100 tahun, namun sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya, kami bertekad akan merawat pasien tersebut dengan penuh perhatian. Selama 24 jam para perawat kami siagakan untuk memantau kondisi kesehatan pasien, Alhamdulillah setelah 30 hari kami rawat akhirnya beliau dinyatakan sembuh dan sudah diizinkan kembali ke keluarganya," ujar Abdul Rofid Fanani, Dirut RS PHC Surabaya.

   

Sementara itu putri dari nenek Kamti, menyampaikan terimakasih yang mendalam kepada para tim medis RS PHC yang telah merawat sang ibu dengan baik hingga akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dirinya pun sempat mengkhawatirkan kondisi kesehatan sang ibu pasca dikonfirmasi positif Covid-19 mengingat usia sang ibu tersebut sudah tergolong lanjut.

"Terus terang saya khawatir saat saya tahu ibu saya itu positif Covid-19, ya pasti ada kekhawatiran dari kami sebagai keluarga, karena usiannya tergolong lanjut. Tapi syukur alhamdulillah setelah dirawat secara intensif di RS PHC selama 30 hari akhirnya ibu saya sembuh dan boleh pulang kembali, saya menyampaikan banyak terimakasih," ujar Siti Aminah Putri, nenek Kamtim. kbc6

Bagikan artikel ini: